Prabowo Subianto: Saya Buktikan Buka 1 Juta Lapangan Kerja Hanya dari MBG - Liputan6
Prabowo Subianto: Saya Buktikan Buka 1 Juta Lapangan Kerja Hanya dari MBG
Presiden Prabowo Subianto menjelaskan bahwa jumlah pekerja dalam ekosistem MBG bisa kembali bertambah seiring jumlah penerima yang ditargetkan bertambah.
Diterbitkan 02 Februari 2026, 15:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto dalam rapat koordinasi nasional (Rakornas) pemerintah pusat dan pemerintah daerah tahun 2026 di Sentul Internasional Convention Center (SICC), Bogor. (Tangkapan Layar YouTube Kemendagri RI)
Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dengan lantang menyatakan telah berhasil membuka lapangan kerja di Indonesia. Bahkan, ada 1 juta lapangan kerja hanya dari satu program prioritas saja.
Program itu merujuk pada Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah berjalan sekitar satu tahun. Sejauh ini, tercatat ada 22.275 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi dan menyerap 1 juta tenaga kerja.
"Saya buktikan kepada saudara-saudara, Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia, saya telah menghasilkan sekarang 1 juta lapangan kerja hanya dari MBG," tegas Prabowo dalam Taklimat Presiden RI pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Dia menjelaskan, jumlah pekerja dalam ekosistem MBG bisa kembali bertambah seiring jumlah penerimanya. Dia menargetkan 82,9 juta orang bisa menerima MBG paling lambat pada Desember 2026 mendatang.
Prabowo juga mencatat ada lebih dari 13 ribu pengajuan pendirian SPPG di berbagai daerah yang prosesnya masih berlangsung.
"22 ribu dapur itu membutuhkan pemasok, pemasok tomat, wortel, sayur, telur, ikan, ayam, daging dan sebagainya-sebagainya di tiap desa, tiap dapur menimbulkan pemasok bisa sampai 10 bisa sampai 20 orang," tutur dia.
82,9 Juta Orang Terima MBG Akhir Tahun
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5490391/original/052239600_1770010547-Prabowo.jpeg)
Presiden Prabowo Subianto saat memberikan arahan dalam Taklimat Rakornas Kepala Daerah 2026, Senin (2/2/2026). (Dok. Tangkapan Layar YouTube)
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menargerkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bisa diberikan ke 82,9 juta orang paling lambat Desember 2026. Dengan jumlah itu, bisa membuka lapangan kerja bagi 3-5 juta orang.
Dia menjelaskan, MBG sudah diberikan ke sekitar 60 juta orang dalam satu tahun pelaksanaan program prioritas tersebut.
"MBG kita ini sudah sampai 60 juta hari ini. Kita akan mencapai 82 juta paling lambat Desember 2026, paling lambat," ungkap Prabowo dalam Taklimat Presiden RI pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Serapan Tenaga Kerja
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5127193/original/066317800_1739160234-IMG-20250210-WA0017.jpg)
Presiden Prabowo Subianto kembali meninjau langsung pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) di sekolah, Senin (10/2/2025). (Biro Pers Kepresidenan).
Jumlah itu dipasok dari sekitsr 22.275 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang sudah beroperasi. Masih ada 13.829 dapur MBG lagi yang masih dalam proses penilaian. Meski begitu, angka operasional saat ini mampu menyerap setidaknya 1 juta tenaga kerja.
"Dengan 22.000 saja sekarang kita sudah menciptakan lapangan kerja 1 juta, 22.000 kali 50 orang yang digaji tiap hari, sudah kita ciptakan lapangan kerja 1 juta," katanya.
Angka itu didapat pula dari banyaknya pemasok bahan baku ke dapur MBG. Dalam hitungan Prabowo, pemasok wortel, tomat, ayam, hingga ikan bisa mencapai 10-20 orang setiap SPPG. Jumlah pekerja ini bisa meningkat berkali lipat setelah penerima MBG mencapai 82,9 juta orang.
"Nanti di ujungnya kalau kita sampai 82 juta, kita akan menciptakan 3 juta sampai 5 juta lapangan kerja," tandasnya.