0
News
    Home Featured Spesial

    Untung Rugi Pakai Mobil Bermesin Turbo, Tenaga Besar tapi Perawatan Lebih Rumit - Viva

    5 min read

     

    Untung Rugi Pakai Mobil Bermesin Turbo, Tenaga Besar tapi Perawatan Lebih Rumit

    Jakarta, VIVA – Mobil bermesin turbo semakin banyak digunakan pada kendaraan modern, mulai dari city car hingga SUV. Teknologi ini dianggap mampu menghadirkan tenaga besar dari kapasitas mesin kecil, sekaligus membantu efisiensi bahan bakar.

    Secara sederhana, mesin turbo bekerja dengan memampatkan udara yang masuk ke ruang bakar. Dengan udara yang lebih banyak, pembakaran menjadi lebih kuat sehingga tenaga yang dihasilkan juga meningkat.

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Disadur VIVA Otomotif dari Slashgear, Rabu 18 Februari 2026, keunggulan utama mobil bermesin turbo adalah performa yang lebih besar dibanding mesin biasa dengan kapasitas sama. Mesin 2.000 cc turbo misalnya, bisa menghasilkan tenaga setara mesin 4.000 cc tanpa turbo jika tekanannya diatur optimal.

    img_title

    Selain itu, mesin turbo memungkinkan ukuran mesin dibuat lebih kecil dan ringan. Hal ini membuat ruang mesin lebih ringkas dan membantu meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar.

    Banyak pabrikan kini memilih teknologi turbo untuk memenuhi standar emisi yang semakin ketat. Mesin kecil dengan turbo dianggap mampu tetap bertenaga tanpa harus mengorbankan efisiensi dan ramah lingkungan.

    img_title

    Namun, ada beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih mobil bermesin turbo. Salah satunya adalah konstruksi mesin yang lebih kompleks karena memiliki komponen tambahan seperti turbin dan sistem pendingin khusus.

    Mesin turbo. Ilustrasi

    Photo :
    • Motortrends

    Komponen turbo bahkan bisa berputar sangat cepat hingga ratusan ribu putaran per menit. Kondisi ini membuat perawatan harus lebih disiplin, terutama soal kualitas oli dan jadwal servis berkala.

    Dari sisi biaya, perawatan mesin turbo juga bisa sedikit lebih mahal dibanding mesin tanpa turbo atau naturally aspirated. Hal ini karena jumlah komponen lebih banyak dan butuh perhatian khusus agar tetap awet.

    Mesin tanpa turbo memang lebih sederhana dan cenderung lebih mudah dirawat. Respons gasnya juga terasa lebih instan karena tidak perlu menunggu putaran turbo bekerja.

    Meski begitu, mesin tanpa turbo biasanya membutuhkan kapasitas lebih besar untuk menghasilkan tenaga setara. Dampaknya, bobot kendaraan bisa bertambah dan konsumsi bahan bakar cenderung lebih boros.

    Di sisi lain, mobil bermesin turbo juga punya keunggulan saat digunakan di daerah dataran tinggi. Karena udara yang masuk dipadatkan, performanya tidak terlalu terpengaruh oleh kondisi udara tipis di pegunungan.

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Teknologi turbo modern kini juga semakin canggih dengan sistem pengatur tekanan pintar. Bahkan beberapa model sudah menggunakan motor listrik kecil untuk mengurangi gejala turbo lag agar akselerasi terasa lebih halus.

    Pada akhirnya, pilihan antara mesin turbo dan non-turbo kembali ke kebutuhan pengemudi. Bagi yang mencari tenaga besar dari mesin kecil dengan efisiensi lebih baik, mobil bermesin turbo bisa jadi pilihan menarik, meski perlu perhatian ekstra dalam perawatan.


    Komentar
    Additional JS