0
News
    Home BBPOM Berita Featured Kesehatan Spesial Whip Pink

    Viral Selebgram Isap Gas Whip Pink, Kepala BBPOM Makassar: Bahaya Bisa Berakibat Kematian - Tribunnews

    5 min read

     

    Viral Selebgram Isap Gas Whip Pink, Kepala BBPOM Makassar: Bahaya Bisa Berakibat Kematian

    Kepala BBPOM Makassar Yosef Dwi Irwan Prakasa Setiawan mengatakan menghirup langsung Whip Pink bentuk penyalahgunaan


    Ringkasan Berita:
    • Dua selebgram perempuan itu terang-terangan mengisap isi tabung gas berwarna pink
    • BBPOM Makassar Yosef Dwi Irwan Prakasa Setiawan, mengatakan, menghirup langsung Whip Pink, merupakan bentuk penyalahgunaan
    • Whip Pink tersebut adalah bagian dari peralatan medis yang diperuntukkan untuk anastesi

     

    TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dua selebgram Kota Makassar, Sulawesi Selatan, berinisial E dan P viral di sosial media menghirup Whip Pink.

    Dalam sejumlah unggahan yang beredar, kedua selebgram perempuan itu terang-terangan mengisap isi tabung gas berwarna pink tersebut.

    Mulai dari foto yang beredar keduanya duduk santai sambil menghirup gas dalam tabung itu.

    Hingga di dalam kamar dengan beberapa orang lainnya melakukan aktivitas serupa.

    Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM Makassar) Yosef Dwi Irwan Prakasa Setiawan, mengatakan, menghirup langsung Whip Pink, merupakan bentuk penyalahgunaan.

    Sebab kata dia, Whip Pink tersebut adalah bagian dari peralatan medis yang diperuntukkan untuk anastesi.

    Selain itu, juga merupakan bagian dari propelan untuk membantu kirim mengembang serta mudah didorong pada saat dekorasi makanan atau minuman.

    Jika disalahkan gunakan, kata Yosef, gas Whip Pink itu sangat membahayakan kesehatan manusia.

    Bahkan, bisa berakibat pada kematian.

    "Itu berbahaya, itu N2O peningkatan oksigen, jadi saat oksigen terpangkas kita bisa kolaps, meninggal bahkan," kata Yosef dikonfirmasi tribun via telepon WhatsApp, Rabu (11/2/2026).

    "Makanya tidak boleh sembarangan, harus betul peruntukannya untuk medis," sambungnya.

    Lebih lanjut dijelaskan Yosef, gas nitrogen (N2O) dalam tabung tersebut jika dihirup langsung akan mengikat oksigen dalam darah.

    Akibatnya kata dia, oksigen dalam tubuh yang menghirupnya dapat berkurang.

    "Itukan Ao, saat masuk ke tubuh kita dan dihirup, itu oksigen minta oksigen, sehingga kita oksigen tubuh kita berkurang sehingga bisa terjadi gagal pernapasan dan meninggal, karena kekurangan oksigen," paparnya 

    Yosef mengaku, penyalahgunaan Whip Pink yang marak terjadi itu dipicu oleh efek yang ditimbulkan.

    "Itu peruntukannya untuk yang sifatnya medis, namun banyak anak muda yang mencari efek samping yang bisa menimbulkan efek menyenangkan, tapi itu beresiko untuk kesehatan," terang Yosef

    "Karena memang dia bisa menimbulkan reaksi ketawa, untuk tertawa," tuturnya.

    Merespon mulai maraknya penyalahgunaan Whip Pink itu, Yosef mengaku sudah melakukan beberapa upaya.

    Diantaranya, memantau penjualan pada penyedia gas medis.

    "Jadi kami sudah turun ke beberapa penyedia gas medis di Sulawesi Selatan, kita konfirmasikan dan memang hanya mendistribusikan ke rumah sakit dan sesuai peruntukannya untuk gas medis dalam rangka anestesi," jelasnya.

    Selain itu, kata Yosef, ia dan jajarannya juga memantau penggunaan Whip Pink di kopi-kopi shop.

    Namun hasilnya, kata dia, tidak ditemukan adanya kopi shop yang menjual diluar peruntukan.

    "Sejauh ini memang tidak ada mereka menjual, atau mereka memang menggunakan untuk mendorong itu, untuk mengeluarkan creamnya itu," jelasnya.

    Adapun yang beredar kata Yosef, diduga kuat dibeli penyalahguna Whip Pink itu lewat jalur online.

    "Tidak ada, kalaupun ada itu di jalur-jalur online, di online juga banyak di temukan, ini harus hati-hati agar tidak digunakan dengan tidak semestinya," tuturnya.

    Terpisah Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Sulsel Kombes Pol Ardiansyah mengatakan, masih mendalami penyalahguna Whip Pink tersebut.

    Pihaknya belum menentukan apakah penyalahguna Whip Pink itu masih kategori penyalahgunaan narkoba atau bukan.

    "Masih didalami kandungannya, yang jelas berbahaya untuk tubuh apabila disalahgunakan," tuturnya.(*)


    Komentar
    Additional JS