Agar tak Tua di Jalan, Intip Bocoran Tanggal Aman Arus Balik dari Polri-Kemenhub - Inilah

Oleh
Muhammad Reza Panangian
Editor
Muhammad Reza Panangian

Polisi melakukan sterilisasi sebelum dilakukan skema One way pada arus balik di tol Cipali Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Senin (23/3/2026). Korlantas Polri menerapkan rekayasa lalu lintas satu arah (one way) di Tol Transjawa mulai dari KM 263 Tol Brebes Barat sampai KM 70 Gerbang Tol Cikatama untuk mengurangi potensi kemacetan kendaraan saat arus balik Lebaran. (Foto: Antara Foto/Dedi Suwidiantoro/foc).
Masih asyik di kampung halaman? Jangan sampai lupa daratan. Sekarang waktunya hitung-hitungan tanggal buat balik ke perantauan kalau enggak mau tua di jalan gara-gara terjebak macet horor.
Berdasarkan data Humas Polri, puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi pecah dalam dua gelombang. Gelombang pertama dimulai hari ini, Selasa (24/3/2026), dan tahap kedua bakal menyerbu pada 28-29 Maret 2026.
"Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi bersama stakeholder, arus balik diperkirakan terbagi dalam dua tahap, yaitu tahap pertama pada tanggal 23-24 (Maret 2026) dan tahap kedua pada tanggal 28-29 (Maret 2026). Dengan pola tersebut, diharapkan kepadatan arus balik dapat terurai dan perjalanan tetap berjalan lancar," ujar Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho.
Buat pemudik yang mau balik ke Jabodetabek, pintar-pintarlah pilih waktu. Kemenhub dan Korlantas Polri punya rekomendasi tanggal aman biar perjalanan lebih manusiawi, yakni pada Rabu hingga Jumat, 25-27 Maret 2026.
Momen ini pas, apalagi ada kebijakan work from anywhere (WFA) buat ASN dan sebagian pegawai swasta pasca-lebaran. Daripada macet-macetan di puncak arus balik, mending manfaatkan jatah WFA ini buat nyicil perjalanan pulang dengan lebih santai.
Sudah siap bereskan koper? Jangan sampai salah pilih tanggal kalau enggak mau kena mental di aspal.