Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Polri Minta Masyarakat Atur Perjalanan dan Manfaatkan WFA - Tribunnews
Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Polri Minta Masyarakat Atur Perjalanan dan Manfaatkan WFA
Polri telah menyiapkan langkah antisipatif guna menghadapi peningkatan pergerakan masyarakat, termasuk fenomena bangkit mudik.
Ringkasan Berita:
- Polri mengingatkan potensi lonjakan arus balik setelah Idulfitri 1447 Hijriah.
- Petugas disiagakan untuk mengatur lalu lintas dan mengamankan titik rawan kepadatan.
- Masyarakat dianjurkan memanfaatkan diskon tol dan WFA agar perjalanan lebih lancar.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polri mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi peningkatan arus balik usai perayaan Lebaran 2026 Idulfitri 1447 Hijriah.
Imbauan ini disampaikan seiring diprediksinya lonjakan mobilitas warga dalam beberapa hari setelah hari raya.
Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026 Brigjen Tjahyono Saputro menyatakan bahwa Polri telah menyiapkan langkah antisipatif guna menghadapi peningkatan pergerakan masyarakat, termasuk fenomena bangkit mudik.
“Kami mengingatkan kembali himbauan Bapak Kapolri terkait potensi meningkatnya mobilitas masyarakat pasca Shalat Idul Fitri. Untuk itu, Polri bersama seluruh jajaran meningkatkan kesiapan personel di lapangan, baik dalam pengaturan lalu lintas maupun pengamanan di titik-titik rawan kepadatan,” ujarnya dalam keterangan Sabtu (21/3/2026).
Ia menjelaskan, strategi pengelolaan arus balik akan dilakukan secara maksimal, serupa dengan penanganan saat arus mudik, agar perjalanan masyarakat tetap berjalan aman dan lancar.

Di sisi lain, masyarakat juga dianjurkan memanfaatkan kebijakan diskon tarif tol yang berlaku pada 26 hingga 27 Maret 2026.
Langkah ini dinilai dapat membantu mengurai kepadatan kendaraan dengan mendistribusikan waktu perjalanan.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere atau WFA secara bijak, sehingga perjalanan arus balik dapat dilakukan secara bertahap dan tidak menimbulkan kepadatan yang berlebihan,” tambahnya.
Polri turut mencermati potensi kepadatan yang muncul dari kegiatan halal bihalal di berbagai daerah.
Untuk itu, personel telah disiagakan guna melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di titik-titik kegiatan masyarakat.
Baca juga: One Way Arus Balik Lebaran Disiapkan 24 Maret 2026, Korlantas Polri Siapkan Skenario Lalu Lintas
Selain itu, perhatian juga diberikan pada destinasi wisata, khususnya wisata air.
Masyarakat dan pengelola diminta untuk mematuhi batas kapasitas serta mengutamakan keselamatan guna mencegah terjadinya kecelakaan.
Lebih lanjut, Tjahyono menekankan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat 2026 merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari TNI, kementerian terkait, pemerintah daerah, hingga masyarakat.
“Atas nama Institusi Polri, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga di hari yang fitri ini kita semua kembali kepada kesucian, mempererat tali silaturahmi, serta senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, dan keberkahan dalam setiap langkah kita,” tuturnya.