0
News
    Home Amerika Serikat Berita Dunia Internasional Featured Iran Israel Konflik Timur Tengah Spesial

    Iran Peringatkan Eropa Agar Tak Ikut Campur Konflik dengan AS-Israel, Bakal Jadi Target jika Nekat - Kompas TV

    3 min read

     

    Iran Peringatkan Eropa Agar Tak Ikut Campur Konflik dengan AS-Israel, Bakal Jadi Target jika Nekat

    Kompas.tv - 7 Maret 2026, 10:04 WIB

    Foto yang disediakan Sepahnews milik Garda Revolusi Iran memperlihatkan pasukan berbaris dalam latihan militer Garda Revolusi Iran di Teluk Persia, Senin (16/2/2026). (Sumber: Sepahnews via AP)

    TEHERAN, KOMPAS.TV - Iran mengancam negara Eropa untuk tak ikut campur dalam konflik mereka dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

    Bahkan Iran akan menjadikan mereka target yang sah jika bergabung dengan AS-Israel untuk melawan negara tersebut.

    Hal itu diungkapkan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Iran Majid Takht-Ravanchi, Jumat (6/3/2026).

    Baca Juga: Trump Ngotot Tidak Akan Ada Kesepakatan dengan Iran jika Tak Menyerah Tanpa Syarat

    “Kami telah menginformasikan bahwa Eropa dan setiap orang lainnya bahwa mereka harus hati-hati untuk tak terlibat dalam perang agresi terhadap Iran,” tuturnya dilansir dari TRT World.

    Ia menambahkan setiap negara yang bergabung dalam kampanye militer melawan Iran akan menghadapi perlawanan.

    “Jika ada negara bergabung dengan Amerika dan Israel dalam agresi melawan Iran, mereka akan menjadi target terlegitimasi untuk perlawanan Iran,” ucapnya.

    Pernyataannya itu muncul setelah negara Eropa meningkatkan pengerahan militernya di Timur Tengah.

    Prancis mengumumkan telah mengerahkan helikopter amfibi Tonnerre ke wilayah Mediterania.

    Baca Juga: Rusia Diduga Bantu Iran dengan Informasi untuk Serang Militer AS di Timur Tengah

    Sedangkan Inggris meningkatkan kehadiran militernya di wilayah Teluk.

    Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer telah mengadakan pembicaraan dengan Raja Bahrain King Hamad bin Isa Al-Khalifa, Kamis (5/3/2026).

    Ia menawarkan mengerahkan jet ke Bahrain untuk memberikan perlindungan udara.

    Sumber : TRT World

    Komentar
    Additional JS