Pengumuman Sidang Isbat 1 Syawal mulai 19.25 WIB, Ini Link Nonton nya! - Beritasatu
Pengumuman Sidang Isbat 1 Syawal mulai 19.25 WIB, Ini Link Nontonnya!
Jakarta, Beritasatu.com - Sidang isbat penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah digelar hari ini, Kamis (19/3/2026). Masyarakat Muslim di Indonesia tentu menantikan kepastian kapan pelaksanaan Idulfitri 1447 Hijriah dimulai, sekaligus ingin mengetahui sambutan Menteri Agama Nasarudin Ummar serta cara menyaksikan pengumuman resminya.
Diketahui Kementerian Agama (Kemenag) telah merilis agenda resmi terkait rangkaian kegiatan penetapan awal 1 Syawal 1447 H. Mulai dari seminar posisi hilal, pelaksanaan sidang secara tertutup, hingga konferensi pers penetapan hasil, seluruh proses dilakukan secara terstruktur dan sesuai prosedur.
Kemenag memang sudah menjadwalkan sidang isbat penetapan 1 Syawal 1447 H pada Kamis (19/3/2026). Berdasarkan informasi resmi yang diumumkan melalui akun Instagram Bimas Islam Kemenag, rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 16.30 WIB.
Pada waktu tersebut, digelar seminar posisi hilal yang disiarkan secara langsung. Seminar ini memaparkan data astronomi terkait kondisi hilal menjelang awal Syawal 1447 H.
Selanjutnya, sidang isbat berlangsung pada pukul 18.45 WIB. Proses ini dilaksanakan secara tertutup dan hanya dihadiri oleh pihak-pihak terkait.
Adapun hasil penetapan awal Ramadan 1447 H akan diumumkan kepada publik melalui konferensi pers sekitar pukul 19.25 WIB. Dengan demikian, masyarakat dapat memantau perkembangan sejak sore hari hingga pengumuman resmi pada malam hari.
Sidang isbat penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar. Selain itu, kegiatan ini turut dihadiri berbagai unsur penting.
Beberapa pihak yang hadir antara lain perwakilan organisasi masyarakat Islam, duta besar negara sahabat, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta para ahli falak.
Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan bahwa penetapan awal Ramadan dilakukan secara kolektif dengan mempertimbangkan aspek keilmuan dan keagamaan.
Pelaksanaan sidang isbat memiliki tiga tahapan utama yang saling berkaitan.
Pertama, pemaparan data posisi hilal berdasarkan perhitungan hisab astronomi. Pada tahap ini, para ahli menyampaikan hasil perhitungan ilmiah mengenai posisi bulan menjelang pergantian bulan Hijriah.
Kedua, verifikasi laporan hasil rukyatulhilal dari berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia. Tahun ini, Kemenag melakukan pemantauan hilal di 96 lokasi yang tersebar di berbagai daerah.
Ketiga, musyawarah dan pengambilan keputusan. Seluruh data hisab dan laporan rukyat dibahas dalam forum tertutup sebelum diputuskan secara resmi. Hasil keputusan tersebut kemudian diumumkan kepada publik melalui konferensi pers.
Melalui tahapan tersebut, proses penetapan awal Ramadan dilakukan secara sistematis dan transparan.
Penetapan Awal Syawal Versi Muhammadiyah
Pada sisi lain, Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat (20/3/2026). Keputusan tersebut didasarkan pada metode hisab hakiki yang digunakan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid.
Perbedaan metode antara pemerintah dan Muhammadiyah dalam menentukan awal Ramadan bukan hal baru. Meski terdapat perbedaan pendekatan, keduanya tetap berlandaskan pertimbangan ilmiah dan prinsip keagamaan.
Link Nonton Streaming Sidang Isbat 1 Syawal 2026
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti jalannya sidang isbat secara langsung, tersedia beberapa pilihan siaran streaming. Anda dapat menyaksikan pembukaan hingga pengumuman hasil melalui program Breaking News Beritasatu di kanal YouTube berikut:
- Beritasatu: https://youtube.com/live/TYZvYzo2xkU?feature=share
- BTV: https://youtube.com/live/I97Z_SKfVRc?feature=share
- Bimas Islam TV: https://www.youtube.com/watch?v=SEsDJSuiJXg
Dengan berbagai pilihan platform tersebut, masyarakat dapat mengakses informasi resmi secara mudah dan real-time.