0
News
    Home Berita Featured Spesial SPPG

    Permintaan Maaf Pegawai SPPG Tulis Status WA 'Rakyat Jelata Kurang Bersyukur' - detik

    2 min read

     

    Permintaan Maaf Pegawai SPPG Tulis Status WA 'Rakyat Jelata Kurang Bersyukur'


    Ilustrasi Makan Siang Gratis (Antara Foto/Andry Denisah)
    Jakarta -

    Pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purbalingga Karangreja Tlahab Lor 1 dipecat setelah membuat status WhatsApp 'Peregengan sik, sebelum menghadapi komentar rakyat jelata yang kurang bersyukur'. Dia meminta maaf telah membuat kegaduhan.

    "Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Mengenai postingan saya yang pada akhirnya membuat gaduh, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya," tulis pegawai tersebut melalui tangkapan layar, dikutip detikJateng, Selasa (16/3/2026).

    Dia menyadari status WA yang dibuat tidaklah benar. Dia juga mengakui kata-kata yang dipakai tidak pantas.

    "Apabila kata-kata saya menyakiti saudara semua, dari lubuk hati yang paling dalam dan dengan setulus hati, saya memohon maaf. Ini akan menjadi pelajaran bagi saya agar berhati-hati dalam bertindak, berbicara, atau memilih kata. Sekali lagi saya memohon maaf," ucapnya.

    Adapun tangkapan layar status tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram @infopurbalingga.id. Unggahan itu memicu beragam reaksi dari warganet.

    Koordinator Wilayah SPPI Kabupaten Purbalingga Mei Sandra menyampaikan pegawai tersebut telah diberhentikan. Sandra juga meminta maaf atas adanya kejadian tersebut dan berharap seluruh SPPG di Purbalingga tidak mengulangi kejadian yang sama.

    Baca selengkapnya di sini.




    (idn/imk)

    Komentar
    Additional JS