0
News
    Home Berita Dunia Internasional Featured Iran Konflik Timur Tengah Perang Dunia III Rusia Spesial

    Rusia: Perang Trump untuk Perubahan Rezim Iran Dapat Memicu Perang Dunia III! - SindoNews

    8 min read

      

    Rusia: Perang Trump untuk Perubahan Rezim Iran Dapat Memicu Perang Dunia III!


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Selasa, 03 Maret 2026 - 07:04 WIB

    Rusia menilai perang yang diluncurkan Presiden AS Donald Trump untuk perubahan rezim di Iran dapat memicu Perang Dunia III. Foto/US Air Force

    MOSKOW - Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev mengatakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dapat memicu Perang Dunia III dengan operasi perubahan rezim di Iran. Dia menyebutnya sebagai operasi yang "kriminal".

    Dalam sebuah wawancara dengan kantor berita TASS, Medvedev, yang pernah menjabat sebagai presiden Rusia, ditanya apakah Perang Dunia III telah dimulai.

    Baca Juga: Perang Meluas, Qatar Tembak Jatuh 2 Jet Tempur Su-24 Iran untuk Pertama Kalinya

    “Secara teknis, tidak, tetapi jika Trump melanjutkan tindakan gilanya dalam perubahan rezim [secara] kriminal, itu pasti akan dimulai. Dan peristiwa apa pun bisa menjadi pemicunya. Apa pun,” katanya.

    Menurutnya, serangan terhadap Iran adalah bagian dari perang yang lebih luas oleh AS dan sekutunya untuk mempertahankan dominasi global.

    Medvedev mengatakan Trump melakukan kesalahan besar dengan membunuh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. “Menempatkan semua warga Amerika dalam risiko," katanya.

    "Almarhum Ayatollah adalah bapak spiritual dari hampir 300 juta Syiah. Dan sekarang dia juga seorang martir," ujar pejabat Kremlin sekutu Presiden Vladimir Putin tersebut, yang dilansir Russia Today, Selasa (3/3/2026).

    "Setelah kematiannya, tidak diragukan lagi bahwa Iran akan melipatgandakan upayanya untuk mengembangkan senjata nuklir,” kata Medvedev.

    Ditanya apakah Iran dapat bertahan menghadapi konflik dan kematian para pemimpinnya, dia mengatakan biaya pembangunan kembali akan tinggi, tetapi Republik Islam akan berhasil.

    “Ini membutuhkan konsolidasi sosial yang tinggi. Dan Amerika telah memberi mereka konsolidasi ini,” katanya.

    Ketika ditanya apakah Rusia berisiko diserang di tengah negosiasi suatu hari nanti seperti yang terjadi pada Iran, Medvedev menjawab bahwa "hanya ada satu jaminan" bahwa hal itu tidak akan terjadi. "AS takut pada Rusia dan mengetahui biaya konflik nuklir," imbuh dia.

    (mas)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Infografis

    3 Alasan Greenland Jadi...

    3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia


    Komentar
    Additional JS