0
News
    Home Badan Gizi Nasional Berita Featured Kasus Keracunan Kesehatan Makan Bergizi Gratis Spesial

    BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan 60 Siswa Usai Konsumsi Spaghetti MBG di Jaktim

    4 min read

     

    BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan 60 Siswa Usai Konsumsi Spaghetti MBG di Jaktim

    BGN minta maaf dan tanggung biaya pengobatan 60 siswa di Jaktim usai konsumsi spaghetti MBG.


    Ringkasan Berita:
    • 60 siswa di Jakarta Timur alami gangguan kesehatan usai konsumsi spaghetti MBG.
    • BGN minta maaf dan menanggung seluruh biaya pengobatan.
    • Operasional dapur Pondok Kelapa dihentikan sementara untuk evaluasi.

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang menimpa puluhan siswa di Pondok KelapaJakarta Timur.

    Sebanyak 60 siswa dilaporkan mengalami gejala sakit perut, diare, dan mual setelah mengonsumsi menu spaghetti dalam Program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

    Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan pihaknya akan menanggung seluruh biaya pengobatan siswa terdampak.

    “Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. BGN juga akan bertanggung jawab terhadap seluruh biaya pengobatan di rumah sakit,” ujar Nanik di Jakarta, Sabtu (4/4/2026).

     
    SPPG Disetop Sementara

    Usai kejadian tersebut, BGN langsung menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pondok Kelapa 2.

    BGN menyebut kondisi dapur, termasuk tata letak dan instalasi pengolahan limbah, belum memenuhi standar.

    Dugaan sementara penyebab gangguan kesehatan berkaitan dengan makanan yang tidak dalam kondisi segar.

    Jeda waktu antara proses memasak dan konsumsi disebut berpotensi menurunkan kualitas makanan.

    Baca juga: Sore Ini, Tiga Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon Tiba di Soekarno-Hatta

     
    Kronologi Kejadian

    Insiden terjadi pada Jumat (3/4/2026), setelah sehari sebelumnya pihak sekolah melaporkan 36 siswa mengalami gejala serupa.

    Menu yang disajikan saat itu meliputi spaghetti bolognese, bola-bola daging, scramble egg tofu, sayuran campur, dan buah stroberi.

    Seluruh siswa yang terdampak telah mendapatkan penanganan medis dan dilaporkan dalam kondisi membaik.

     
    Gubernur Pramono Kunjungi Korban

    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjenguk siswa yang dirawat di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit pada Sabtu (4/4/2026).

    Ia memastikan Pemprov DKI memberikan penanganan cepat dan optimal.

    “Kami sudah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional. Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh siswa tertangani dengan baik dan keluarga tidak dibebani persoalan biaya pengobatan,” kata Pramono dalam siaran pers.

    Hingga kini, penyebab pasti gangguan kesehatan masih dalam proses investigasi. BGN menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional dapur dan distribusi makanan.


    Komentar
    Additional JS