0
News
    Home Berita Featured Palestina Spesial

    Dubes Palestina Optimistis Negaranya Segera Merdeka - Republika

    6 min read

     

    Dubes Palestina Optimistis Negaranya Segera Merdeka

    Seluruh dunia membersamai bangsa palestina.

    Rep: Ferry Bangkit Rizki


    Ferry Bangkit Rizki/ Republika Dubes Palestina untuk Indonesia Abdulfattah Al Sattari bertakziah ke rumah duka Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar di Kampung Cikendal, RT 01/04, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat, Kamis (2/4/2026). Kapten Zulmi merupakan prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon.

    REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Meski masih bergelut dengan konflik, Negara Palestina optimistis segera merdeka dan berdaulat. Optimismie itu disampaikan Duta Besar (Dubes) Palestina untuk Indonesia Abdulfattah Al Sattari usai berkunjung ke rumah duka Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, prajurit TNI asal Kota Cimahi, Jawa Barat yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon. 

    "Tentunya bangsa Indonesia tahu bagaimana penderitaan yang kami alami di Palestina. InsyaAllah Palestina akan segera merdeka," kata Abdulfattah kepada wartawan, Kamis (2/4/2026).

    Sponsored

    Abdulfattah menyebut penjajah Israel bertanggungjawab atas gugurnya tiga prajurit TNI sehingga negaranya sangat mengutuk serangan tersebut. Di waktu dan tempat yang sama, zionis Israel juga turut membantai warga Palestina. 

    "Kehormatan bagi kami membersamai keluarga almarhum. Kehormatan bagi kami takziyah dengan orang tua korban, putra keluarga pejuang tangguh dan Insya Allah syahid," ujar Abdulfattah. 

    Ada ikatan batin antara bangsa Indonesia dengan Palestina. Bagaimana Indonesia konsisten membersama perjuangan dan penderitaan bangsa Palestina yang setiap hari mesti menghadapi gempuran penjajah Israel. Sehingga dengan dukungan dari Indonesia dan negara lainnya, Palestina yakin segera merdeka.

    "Seluruh dunia membersamai bangsa palestina, tidak kita jumpai satupun bangsa yang punya nurani, tidak membersamai bangsa Palestina. Tidak ada orang berakal yang mendukung negara membunuh ribuan anak Palestina. Kita tidak jumpai negara berakal yang bersimpati ke negara penjajah, yang membunuh 12 ribu wanita Palestina. Bahkan membunuh 3 ribu keluarga di negara kami," ujar Abdulfattah. 

    arrow_forward_ios

    Baca selengkapnya

    00:00

    00:05

    01:27

    Berita Terkait

    Benarkan Ada Spanduk Israel Berkibar di RSI Gaza, MER-C Desak Pemerintah Sampaikan Nota Protes

    Khazanah Indonesia - 11 jam yang lalu

    Syahid Dibunuh Israel, Ternyata Kapten Zulmi Rajin Puasa Senin-Kamis dan Shalat Malam

    Bandung Raya - 04 April 2026, 00:27

    MER-C dan TPM Desak Israel Dibawa ke ICC, Ini Alasannya

    Khazanah Indonesia - 02 April 2026, 23:10

    Takziah ke Rumah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon, Dubes Palestina: Insya Allah Syahid

    Bandung Raya - 02 April 2026, 18:54

    Palestina Bakal Gelar Shalat Gaib untuk Tiga Prajurit TNI yang Syahid di Lebanon

    Nasional News - 02 April 2026, 18:52

    Komentar
    Additional JS