0
News
    Home Berita Featured Haji Kesehatan Spesial Vaksin

    Jemaah Haji Diminta Lengkapi Vaksin sebelum Berangkat

    2 min read

     

    Jemaah Haji Diminta Lengkapi Vaksin sebelum Berangkat

    RRI.CO.ID, Malang – Pemerintah menetapkan awal pemberangkatan jemaah haji Indonesia pada 22 April 2026. Menjelang keberangkatan tersebut, calon jemaah diminta memastikan seluruh persiapan telah terpenuhi, terutama dari aspek kesehatan, termasuk kewajiban vaksinasi.

    Ketentuan ini mengacu pada Keputusan Menteri Haji dan Umrah RI Nomor 7 Tahun 2025 yang mengatur rangkaian penyelenggaraan ibadah haji. Dalam aturan tersebut, setiap jemaah diwajibkan memenuhi persyaratan kesehatan sebelum memasuki asrama haji hingga keberangkatan ke Tanah Suci. “Persiapan kesehatan menjadi hal utama agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar,” jelasnya, Senin (13/4/2026)

    Mengacu pada ketentuan Kementerian Kesehatan, terdapat dua vaksin wajib bagi calon jemaah, yakni meningitis dan polio. Ahli gizi Rita Ramayulis menjelaskan, vaksin meningitis berfungsi melindungi tubuh dari radang selaput otak yang rentan menular di tengah kerumunan. “Vaksin meningitis meningokokus ACWY ini penting untuk melindungi dari penyakit yang mudah menyebar saat haji,” jelasnya.

    Ia menambahkan, vaksin meningitis harus diberikan minimal 10 hari sebelum keberangkatan, dengan masa berlaku hingga lima tahun tergantung jenisnya. Sementara itu, vaksin polio diberikan satu dosis dalam rentang waktu empat minggu hingga 12 bulan sebelum keberangkatan. “Indonesia masih dalam pemantauan kasus polio, sehingga vaksin ini menjadi syarat penting,” ungkapnya.

    Selain vaksin wajib, jemaah juga dianjurkan melengkapi vaksin tambahan seperti influenza, pneumonia, dan COVID-19 guna meningkatkan daya tahan tubuh. Rita juga menekankan pentingnya menjaga pola hidup sehat selama ibadah. “Pilih makanan bergizi seimbang, perbanyak buah dan protein rendah lemak agar kondisi tubuh tetap terjaga,” tambahnya.

    Ia turut mengingatkan jemaah untuk menjaga energi dan tidak memaksakan diri saat beraktivitas. “Jika lelah, bisa konsumsi kurma dan lakukan peregangan ringan. Jangan menahan haus atau buang air kecil karena bisa berdampak pada kesehatan,” jelasnya.

    Dengan persiapan kesehatan yang matang, termasuk vaksinasi dan pola hidup sehat, jemaah diharapkan mampu menjalani seluruh rangkaian ibadah haji dengan kondisi fisik yang optimal. “Manfaatkan waktu istirahat dengan baik dan jaga kebutuhan cairan agar tetap bugar selama beribadah,” pungkasnya.


    Komentar
    Additional JS