0
News
    Home Berita Featured Gula Kemenkes Kesehatan Spesial

    Kemenkes Terbitkan Aturan Cegah Konsumsi Gula Berlebih, Menkes Budi Ingatkan Minuman Cepat Saji Wajib Tulis Keterangan Nutri Level - Merdeka

    41 min read

     

    Kemenkes Terbitkan Aturan Cegah Konsumsi Gula Berlebih, Menkes Budi Ingatkan Minuman Cepat Saji Wajib Tulis Keterangan Nutri Level

    Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat untuk mengetahui batas konsumsi gula per hari.

    Kemenkes Terbitkan Aturan Cegah Konsumsi Gula Berlebih, Menkes Budi Ingatkan Minuman Cepat Saji Wajib Tulis Keterangan Nutri Level
    Kemenkes Terbitkan Aturan Cegah Konsumsi Gula Berlebih, Menkes Budi Ingatkan Minuman Cepat Saji Wajib Tulis Keterangan Nutri Level (merdeka.com)

    Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat untuk mengetahui batas konsumsi gula per hari. Imbauan itu disampaikan Budi sembari memperlihatkan kandungan gula terdapat di sebuah minuman cup plastik.

    Dalam video diunggah akun @fakta.indo, Budi memegang sebuah gelas berisi minuman Matcha Frappe. Budi menjelaskan isi kandungan gula pada minuman tersebut.

    "Matcha Frappe satu gelas seperti ini gulanya 50 gram ini adalah batas sehat di konsumsi gula sehari untuk orang dewasa," kata Budi dalam video dikutip merdeka.com, Kamis (23/4).

    Kemenkes Terbitkan Aturan Cegah Konsumsi Gula Berlebih
    Kemenkes Terbitkan Aturan Cegah Konsumsi Gula Berlebih screenshot video

    Budi mengaku telah mengeluarkan label gizi atau nutri level. Sehingga masyarakat bisa mengetahui berapa kandungan gula terdapat pada minuman dikonsumsinya.

    "Sekarang saya resmi mengeluarkan nutri level seperti ini, untuk menjelaskan berapa banyak gula yang ada di masing-masing minuman. Lihat tuh, sebanyak ini habis kali minum, udah enggak boleh minum lagi," ujar dia.

    Kemenkes Terbitkan Aturan Cegah Konsumsi Gula Berlebih
    Kemenkes Terbitkan Aturan Cegah Konsumsi Gula Berlebih screenshot video

    Dia menegaskan, setiap minuman cepat saji diharuskan untuk memasang nutri level seperti dijelaskannya. Dalam gelas nutri level itu, ada tingkatan mulai dari terendah A dan tertinggi D.

    "Nanti setiap minuman siap saji harus memasang nutri level seperti ini, inget enggak waktu kuliah siapa yang mau dapet nilai D? Enggak ada kan? semuanya mau dapet nilai A," ujar Budi.

    "Jadi masa sih kamu masih mau aja minum yang nutri levelnya D," pungkasnya.

    Banjir Komentar Netizen

    Unggahan tersebut banyak dikomentari para netizen. Tidak sedikit netizen mendukung apa dikatakan Budi.

    "Padahal dia ngasih edukasi loh, tapi kenapa masih aja di hujat," tulis akun@andry_stevano.

    "Di eropa sudah lama sekali menerapkan ini. Okelah lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali," @kusumaherlina.

    "Hal baik perlu didukung, jangan jadi warga yang gampang banget hujat pemerintahan sendiri," @dyayunurra.

    "Nasi(gula) + lauk2 bermicin dan kecap manis(gula)+esteh manis jumbo(gula) menyala ginjal," @febbryarianda.

    "Mantap pak kami support," @khazuranalfi.

    "Boleh minum minuman manis tapi diimbangi dengan OLAHRAGA," @iirfan.fauzii.

    Momen Prabowo Emosi Semprot Sosok 'Dablek' ini di Indonesia: Mereka Meludahi ...

    Sorot
    {{caption}}
    {{caption}}
    {{caption}}
    {{caption}}
    {{caption}}
    {{caption}}
    Topik Terkait
    {{caption}}

    Nutri-Level pada Produk Kemasan: Cara Membaca Kandungan Gula, Garam, dan Lemak dengan Mudah

    Perhatikan informasi mengenai kandungan gula, garam, dan lemak yang tertera pada label Nutri-Level pada produk makanan dan minuman kemasan.

    {{caption}}

    Kebijakan Label Gizi Nutri-level Perkuat Generasi Muda Indonesia Hadapi Penyakit Tidak Menular

    Kebijakan Label Gizi Nutri-level digulirkan sebagai upaya strategis untuk memperkuat generasi muda Indonesia, mencegah penyakit tidak menular, dan mendorong konsumsi yang lebih sehat di tengah masyarakat.

    {{caption}}

    Menko Zulhas: Pemerintah Kaji Label Tinggi Gula pada Minuman Kemasan, Lindungi Anak Muda dari Diabetes

    Wacana ini bertujuan melindungi generasi muda Indonesia dari ancaman diabetes dan gagal ginjal dini akibat konsumsi gula berlebih.

    {{caption}}

    8 Cara Kurangi Konsumsi Gula Berlebih: Tips dari Ahli Gizi untuk Hidup Lebih Sehat

    Ingin mengurangi konsumsi gula berlebih? Temukan 8 cara efektif dari ahli gizi untuk hidup lebih sehat dan seimbang.

    {{caption}}

    Pastikan Membaca Kandungan Gula di Label Makanan untuk Kesehatan

    Kebiasaan memastikan kandungan gula pada makanan bisa menjadi langkah awal cegah masalah kesehatan di masa mendatang.

    {{caption}}

    BPOM Bakal Atur Asupan Gula, Garam, dan Lemak, Kemasan Produk Makanan Akan Diberi Label Ini

    Ada empat tingkatan (level A, B, C, dan D) yang menunjukkan kategori pangan olahan berdasarkan kandungan GGL.

    {{caption}}

    Mengenal Nutri-Level dan Tujuannya, Pelabelan Nutrisi yang Segera Diterapkan di Indonesia

    Penerapan Nutri-Level di Indonesia merupakan langkah penting dalam upaya mengendalikan konsumsi makanan dan minuman yang tidak sehat.

    {{caption}}

    Konsumsi Minuman Manis Bisa Menjadi Awal Terjadinya Obesitas

    Konsumsi minuman manis yang dilakukan seseorang terutama anak bisa menjadi penyebab terjadinya obesitas.

    {{caption}}

    Menkes Sebut Hampir 36 Juta Orang Indonesia Kena Penyakit Gula

    Menurut Menkes, potensi ini bisa semakin parah bila tidak ditangani secara berkelanjutan.

    {{caption}}

    Ini Batas Konsumsi Gula Setiap Hari untuk Cegah Diabetes

    Mengonsumsi gula tidak berlebihan sangat penting untuk mencegah diabetes sejak dini.

    {{caption}}

    Menkes Kagum, Banyak Masyarakat Bantu Pengadaan Alat Puskesmas Terdampak Bencana Sumatra

    "Masyarakat tuh banyak sekali yang mau bantu. Rakyat Indonesia luar biasa," ungkap Menkes Budi.

    {{caption}}

    Menkes soal Rujukan BPJS: Tidak Usah Rujuk Tiga Kali, Keburu Wafat Nanti

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berencana merombak sistem rujukan pasien BPJS.

    {{caption}}

    PP Aisyiyah Dorong Transformasi Kesehatan Berkeadilan Melalui Kolaborasi Nasional

    PP Aisyiyah menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi kesehatan yang berkeadilan, mengajak kolaborasi nasional untuk memperkuat layanan kesehatan promotif dan preventif.

    {{caption}}

    Gubernur Bali Telepon Menkes RSUD Wangaya Rusak Parah Akibat Banjir, Langsung Dibantu Rp55 Miliar Alkes

    Koster menyampaikan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berencana datang ke Bali setelah mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungannya.

    {{caption}}

    Prabowo Minta Menkes Bangun 500 Rumah Sakit Berkualitas di Semua Kabupaten, Harus Rampung dalam 4 Tahun

    Prabowo menuturkan, pelayanan kesehatan yang berkualitas dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

    {{caption}}

    Menkes: Kematian Balita Raya di Sukabumi Bukan karena Cacingan

    Dugaan ini berdasarkan hasil sementara dari investigasi yang dilakukan Kemenkes bersama Dinas Kesehatan Jabar dan Kabupaten Sukabumi.

    {{caption}}

    KPK Apresiasi Keterbukaan Menkes Budi Gunadi Sadikin Tangani Korupsi Sektor Kesehatan

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin atas keterbukaan dalam menanggapi dugaan korupsi sektor kesehatan, menandakan langkah positif menuju tata kelola transparan.

    {{caption}}

    Kemenkes Buka Suara soal Pemecatan Ketua IDAI Dokter Piprim Basarah, Singgung Kritik ke Menkes Budi Gunadi

    Pemberhentian Dokter Piprim itu dikarenakan dia yang mengukir selama 28 hari usai mutasi terhadapnya pada Maret 2025.

    {{caption}}

    Menkes Pastikan Reaktivasi PBI JK Dilakukan Otomatis, Prioritas Pasien Penyakit Berat

    Peserta tidak perlu datang ke dinas atau mengurus administrasi secara langsung karena pengaktifan kembali dilakukan terpusat oleh pemerintah.

    {{caption}}

    Menkes Ungkap Pasien Cuci Darah Bertambah Tiap Tahun, Jumlahnya Fantastis

    Budi mengungkapkan terdapat sekitar 200 ribu pasien yang menjalani cuci darah di Indonesia.

    {{caption}}

    Menkes Pastikan Peserta CKG 2026 Rapor Kuning dan Merah Langsung Diobati

    Dalam pelaksanaan Program CKG 2026, peserta yang teridentifikasi dalam kategori kurang sehat dan tidak sehat akan segera mendapatkan tindakan lanjutan.

    {{caption}}

    Menkes Imbau Perempuan Jauhi Pasangan Perokok, Red Flag Besar!

    Paparan asap rokok disebut Menkes Budi Gunadi masuk ke dalam tubuh tanpa disadari. Yakni, melalui udara, pakaian, rambut hingga kulit.

    Komentar
    Additional JS