Komisi I DPR Bakal Panggil Menhan Bahas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon hingga Kasus Penyiraman Air Keras - SindoNews
Komisi I DPR Bakal Panggil Menhan Bahas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon hingga Kasus Penyiraman Air Keras
Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Senin, 06 April 2026 - 20:02 WIB
Ketua Komisi I DPR Utut Adianto. Foto: Felldy Utama
JAKARTA - Komisi I DPR berencana menggelar rapat kerja (Raker) dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin untuk membahas gugurnya tiga prajurit TNI yang menjadi pasukan perdamaian di Lebanon. Ketua Komisi I DPR Utut Adianto menyampaikan bahwa pihaknya akan menggali fakta-fakta terkait peristiwa serangan Israel yang menewaskan prajurit TNI tersebut.
"Kita sedang jadwalin nih, sebab beliau kan juga bukannya enggak mau, kadang beliau kan juga jadwalnya sudah sebulan di muka. Jadi kita lihat yang penting rapat itu benar-benar apa adanya dan bisa mengungkap fakta, dan kita mengambil kebijakan enggak keliru," kata Utut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/4/2026).
Selain itu, kata dia, Komisi I DPR juga akan membahas kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus yang pelakunya diduga merupakan anggota BAIS TNI.
Baca juga: SBY Dukung Langkah Prabowo Desak PBB Investigasi Gugurnya 3 Prajurit TNI di Libanon
"Dan terus juga soal mudah-mudahan bagaimana sikap kita jangan sampai terulang lagi kasus penyiraman. Terus itu kira-kira agendanya kira-kira itu," ujarnya.
Baca juga: Ratusan Orang dan Ormas Sipil Galang Petisi Keadilan untuk Aktivis Andrie Yunus
Komisi I DPR masih menunggu jadwal dari Menteri Pertahanan terkait kapan rapat kerja tersebut dapat digelar. Utut juga tak bisa memastikan apakah rapat bisa digelar secara terbuka.
"Tapi kita kan juga enggak bisa memaksa, kita kan harus nunggu kesediaan beliau. Kesediaan waktulah, kalau orangnya pasti bersedia," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Infografis

Senjata Terlarang Ditembakkan Israel ke Prajurit TNI di Lebanon