Purbaya: APBN Tanggung Cicilan Koperasi Rp40 Triliun, Skema Lain Masih Dikaji - Republika
Purbaya: APBN Tanggung Cicilan Koperasi Rp40 Triliun, Skema Lain Masih Dikaji
Anggaran besar disiapkan untuk mendukung koperasi, namun skema pendanaan masih dikaji
Rep: Dian Fath Risalah
ANTARA FOTO/Irfan Anshori Petugas memarkir mobil pikap operasional yang diperuntukkan bagi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) pada pendistribusian tahap pertama di KDMP Desa Pasirharjo, Blitar, Jawa Timur, Senin (13/4/2026). Kodim 0808/Blitar mulai mendistribusikan 50 unit mobil pikap operasional untuk 50 unit KDMP dari jumlah total sebanyak 269 unit KDMP di wilayah kerjanya.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah menyiapkan anggaran untuk mendukung program koperasi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut, dari sisi APBN, negara menanggung cicilan sekitar Rp40 triliun per tahun.
“Yang saya bayar ke koperasi hanya cicilan sekitar Rp40 triliun per tahun. Yang lain saya belum tahu, nanti saya pastikan,” ujarnya usai Simposium PT SMI 2026 di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Sponsored
Pernyataan itu disampaikan di tengah mulai munculnya berbagai rincian program koperasi, termasuk kebutuhan operasional di lapangan dan sumber pembiayaannya.
Isu soal gaji manajer koperasi juga ikut mencuat. Namun, Purbaya belum memastikan apakah komponen tersebut akan ditanggung negara atau tidak.
Ia menegaskan, skema di luar cicilan masih akan dibahas lebih lanjut.
Di sisi lain, pemerintah tetap berhati-hati dalam mengelola anggaran. Program koperasi diharapkan bisa mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di tingkat bawah.
Namun, kejelasan skema pendanaan dinilai penting agar pelaksanaannya tidak menambah beban keuangan negara.
Halaman 2 / 2
Pemerintah melalui panitia seleksi nasional resmi membuka rekrutmen untuk posisi 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satuan Tugas Pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Zulkifli Hasan mengatakan rekrutmen tahap pertama itu menyediakan 30.000 formasi.
Seleksi terbuka bagi lulusan D3, D4, dan S1 semua jurusan dengan syarat usia maksimal 35 tahun dan IPK minimal 2,75. Pendaftaran berlangsung hingga 24 April 2026 melalui kanal resmi https://phtc.panselnas.go.id.
Zulkifli menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka, transparan, dan akuntabel tanpa pungutan biaya.
Ia mengatakan 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih yang lolos nantinya akan bekerja di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Agrinas Pangan Nusantara, dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun.
“Setelah itu akan dimatangkan lagi, nanti dua tahun di BUMN. Setelah itu, kalau serah terimanya tepat dua tahun maka dia akan ikut di Koperasi Desa Merah Putih,” katanya.
Zulkifli menambahkan program tersebut akan berjalan bertahap sesuai target pemerintah. Ia menyebut 30.000 unit Kopdes Merah Putih ditargetkan selesai dibangun pada Juni–Juli 2026.
Menko Pangan menekankan pentingnya peran manajer koperasi sebagai penggerak ekonomi desa.
“Negara memanggil putra-putri terbaik untuk hadir di desa, kelurahan, dan kampung nelayan. Mari kawal bersama agar yang terpilih benar-benar SDM terbaik demi Indonesia maju,” ujar dia.
Rekrutmen tersebut dikoordinasikan oleh BP BUMN didukung lintas kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Kementerian Koperasi, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pertahanan, dan Kementerian Keuangan.
sumber : ANTARA
arrow_forward_ios
Baca selengkapnya
00:00
00:12
01:15
Berita Terkait
216 Ribu Pendaftar Rebutkan 35.476 Posisi di Koperasi Merah Putih
Nasional News - 22 menit yang lalu
Sinergi Menkeu dan Menteri ESDM Dinilai Krusial Redam Gejolak Global
Bisnis - 1 jam yang lalu
Indonesia Berpotensi Dapat Pemasukan dari Selat Malaka, Ini Kata Menkeu
Finansial - 4 jam yang lalu
Purbaya Copot Dua Dirjen, Kemenkeu Kini Miliki Tiga Kursi Kosong
Finansial - 5 jam yang lalu
Soal Pajak Jalan Tol, Ini Kata Menkeu Purbaya
Finansial - 8 jam yang lalu