Terkait Kebakaran SPBE di Kota Bekasi, Polisi Sudah Periksa Sejumlah Saksi, Termasuk Karyawan - Tribunnews
Terkait Kebakaran SPBE di Kota Bekasi, Polisi Sudah Periksa Sejumlah Saksi, Termasuk Karyawan
Kebakaran SPBE di Bekasi masih diselidiki polisi. Sebanyak 18 korban luka bakar dirawat dan sejumlah saksi masih diperiksa
Ringkasan Berita:
- Kebakaran SPBE di Mustika Jaya, Bekasi masih dalam proses penyelidikan kepolisian.
- Total korban mencapai 18 orang dengan luka bakar lebih dari 60 persen.
- Polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk karyawan SPBE dan warga sekitar.
- Ledakan terjadi Rabu malam dan menyebabkan korban harus dirawat di beberapa rumah sakit.
TRIBUNNEWS.COM - Kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBU) di Kota Bekasi, Jawa Barat masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Peristiwa terbakarnya SPBE di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi ini mengingatkan bahwa di balik setiap kebakaran industri, ada masyarakat yang harus menanggung dampak paling besar.
Peristwa yang terjadi pada Rabu (1/3/2026) malam ini menyebabkan 18 orang dilarikan ke rumah sakit.
Para korban alami luka bakar lebih dari 60 persen.
"Ada update data terbaru. Total korban sekarang menjadi 18 orang,"
"Sebelumnya kami mendata 17 orang, namun ada tambahan 1 korban lagi yang ternyata sedang dirawat di RS Cipto Mangunkusumo dengan kondisi luka bakar di atas 60 persen," kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro.
Saat ditanya sejauh mana proses penyelidikan, ia menuturkan bahwa sejumlah sakti telah diperiksa.
"Sejumlah saksi sudah kami mintai keterangan," ujarnya, dikutip dari Wartakotalive.com.
Ia menuturkan, para saksi yang diperiksa adalah masyarakat sekitar hingga karyawan SPBE yang saat itu berada di lokasi.
"Mereka terdiri dari para karyawan SPBE yang saat itu ada di lokasi, serta masyarakat sekitar yang mendengar atau melihat langsung kejadian ledakan tersebut," imbuhnya.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya standar keselamatan dan mitigasi risiko di fasilitas energi yang berada dekat dengan permukiman warga, mengingat potensi dampaknya yang luas terhadap masyarakat.
Baca juga: Korban Kebakaran SPBE Bekasi Bertambah, Luka Bakar Lebih dari 60 Persen
Kata Damkar
Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi, Heryanto menduga kebakaran karena adanya korsleting listrik.
"Penyebab kebakaran berdasarkan informasi tapi masih kami dalami adanya arus pendek listrik yang memicu kebakaran," ujar Heryanto, Kamis(2/4/2026) dinihari.
Ia menuturkan, pihak Damkar mendapat laporan adanya kebakaran pada Rabu malam sekira pukul 20.00 WIB.
Belasan unit kendaraan pemadam kebakaran pun dikerahkan untuk memadamkan api.
"12 unit dari kita 3 unit dari Kabupaten," ujarnya.
Terkait korban jiwa, pihaknya masih belum bisa memastikan.
"Kami belum memastikan apakah ada korban atau jumlah korban jiwa," lanjutnya.
Kini, api sudah berhasil dipadamkan dan pihaknya tengah melakukan pendinginan.
"Sekarang alhamdulillah sudah padam dan dilakukan pendinginan," kata dia.
Sebagian artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Korban Kebakaran SPBE di Bekasi Bertambah Jadi 18 Orang
(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(Wartakotalive.com, Rendy Rutama)