0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Kasus Kebakaran Lintas Peristiwa Motor Listrik Spesial

    BREAKING NEWS Kebakaran Rumah di Surabaya Nenek dan Cucu Tewas, Diduga dari Charger Motor Listrik - Tribunnews

    5 min read

     

    BREAKING NEWS Kebakaran Rumah di Surabaya Nenek dan Cucu Tewas, Diduga dari Charger Motor Listrik

    Surya.co.id/Luhur Pambudi A-A+ EVAKUASI - Petugas Damkar bersama warga melakukan pemadaman dan evakuasi Kebakaran rumah di Jalan Banyu Kidul Gang Molin, RT 08 RW 04, Banyu Urip, Sawahan, Kota Surabaya, menewaskan dua penghuni rumah, Senin (25/05/2026)malam. 
    Ringkasan Berita:
    • Kebakaran rumah dua lantai di Sawahan Surabaya menewaskan nenek SU dan cucunya MARP yang terjebak di lokasi berbeda.
    • Dua penghuni kos berhasil selamat dengan melompat ke atap rumah tetangga, namun mengalami luka.
    • Kebakaran diduga dipicu korsleting charger baterai motor listrik saat proses pengisian daya.

    SURYA.CO.ID SURABAYA - Kebakaran hebat melanda rumah dua lantai di kawasan Banyu Urip, Sawahan, Surabaya, Senin (25/5/2026) malam.

    Seorang nenek dan cucunya ditemukan tewas setelah terjebak di lokasi berbeda saat api melalap bangunan dan kos-kosan di lantai dua.

    Nenek dan Cucu Ditemukan Tewas di Lokasi Berbeda

    Kebakaran rumah di Jalan Banyu Kidul Gang Molin, RT 08 RW 04, Banyu Urip, Sawahan, Kota Surabaya, menewaskan dua penghuni rumah, Senin malam.

    Korban diketahui seorang nenek berinisial SU dan cucunya, MARP, pelajar kelas satu SMP.

    Baca juga: Kebakaran Rumah di Cerme Gresik Diduga Gara-gara LPG Bocor, 2 Lansia Dilarikan ke Rumah Sakit

    Keduanya diduga tidak sempat menyelamatkan diri ketika kobaran api dengan cepat membesar dan melahap bangunan rumah dua lantai tersebut.

    Rumah itu diketahui memiliki area kos di lantai dua yang disewakan untuk umum. Akses menuju kos terhubung melalui dua tangga, yakni dari sisi teras dan bagian dalam rumah.

    Ketua RT 08 RW 04, Dian Bagus Ristitanto, mengatakan posisi kedua korban saat ditemukan berada di lokasi berbeda.

    MARP ditemukan di lantai dua area kos, sedangkan SU berada di kamar mandi di bagian dalam rumah.

    "Kamar di atas untuk kos-kosan. Mungkin dia (MARP) panik, kan masih SMP, mungkin tidak ada pembekalan kalau kebakaran harus bersembunyi di mana. Pokoknya lari (naik ke atas). Neneknya ada di kamar mandi," katanya saat ditemui di lokasi.

    Sementara itu, dua penghuni kos yang merupakan pasangan suami istri berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.

    Baca juga: Kebakaran Rumah 3 Lantai di Surabaya, Gudang Elektronik di Lantai 2 Hangus 

    Keduanya melompat ke atap rumah tetangga di bagian belakang bangunan.

    "Di rumah itu, ada 6 orang. 2 korban, sama 2 kosan (lokasi kosan di lantai 2) mereka suami istri menyelamatkan diri lompat ke dari atas. (2 orang selamat pasangan suami istri pemilik rumah atau orangtua MARP)," ujar Dian.

    Pasangan tersebut dilaporkan mengalami luka dan dirujuk ke RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) Surabaya untuk mendapatkan perawatan.

    Pantauan di lokasi sekitar pukul 00.30 WIB, petugas pemadam kebakaran masih melakukan pembasahan di area dalam rumah.

    Kondisi bangunan tampak rusak parah. Sejumlah perabotan, kusen, hingga sepeda motor hangus terbakar.

    Diduga Berawal dari Charger Baterai Motor Listrik

    Warga menduga kebakaran dipicu korsleting listrik saat proses pengisian daya baterai motor listrik. Rumah tersebut diketahui juga digunakan sebagai tempat servis motor listrik.

    Peralatan servis, onderdil, hingga perangkat pengisian daya berada di area teras rumah yang diduga menjadi titik awal munculnya api.

    "Iya ngecas motor listrik. Iya buka jasa servis motor listrik. Iya jadi dia lagi ngecas baterai 3, mungkin enggak kuat akhirnya korslet. Areanya di daerah sini (teras). Iya ada aktivitas. Iya memang servis motor listrik. Pak Dwi Priyo," kata Dian.

    Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Laksita Rini, menyebut dugaan awal kebakaran juga mengarah pada korsleting perangkat charger baterai motor listrik berbahan lithium.

    Menurut dia, percikan api dari korsleting tersebut memicu ledakan sehingga api cepat membesar dan sulit dikendalikan.

    "Dugaan awal infonya tadi dari korsleting dari charger motor listrik. Kemungkinan itu dugaan awal ya, mungkin dari situ, kemudian gimana bahannya, kan motor listrik baterainya lithium, jadi ada kebakaran dan terjadi ledakan, dan itu cepat sekali," ujarnya.

    Meski demikian, ia menegaskan penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

    Laksita menambahkan, jenazah SU ditemukan di kamar mandi rumah, sementara MARP ditemukan di lantai dua bangunan.

    "2 korban meninggal dunia. Iya kemungkinan seperti itu ya, kita juga tidak tahu, kayaknya dia mau keluar tapi api di dalam sudah membara, mungkin dia mau menyelematkan diri di kamar mandi, karena posisi akhir di kamar mandi," pungkasnya.

    Komentar
    Additional JS