Dikeluhkan Warga, Kepala Dapur SPPG Desa Tinggar Jombang Angkat Bicara - Faktual news
Dikeluhkan Warga, Kepala Dapur SPPG Desa Tinggar Jombang Angkat Bicara
JOMBANG, FaktualNews.co-Setelah pemberitaan terkait Dapur SPPG (Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Desa Tinggar, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, dikeluhkan warga setempat viral.
Kepala dapur SPPG Tinggar, Rifky Farah Izzatunisa’ angkat bicara. Sebelumnya, beberapa kali dihubungi FaktualNews.co yang akan konfirmasi keluhan warga tersebut tidak respon.
Saat FaktualNews.co kembali menghubungi Rifky Farah Izzatunisa’ pada Rabu (6/5/2026) malam Rifky Farah Izzatunisa’ menjelaskan terkait keluhan warga Desa Tinggar terhadap dapur SPPG yang ada di desanya.
Menurut Rifky Farah Izzatunisa’, pemutusan warga Tinggar memasok (mensuppli) bahan baku ke SPPG yang dipimpinnya karena harga dan kwalitas barang yang dikirim tidak sesuai speck yang ditentukan SPPG.
Dikatakan, karena ketidak sesuaian tersebut sehingga pihak SPPG menerima supplier lain yang speck dan harganya sesuai dengan ketentuan dapur SPPG.
Dengan berhentinya supplier Desa Tinggar yang merupakan Bumdes tersebut, lanjut Rifky Farah Izzatunisa’. Kemudian pihak SPPG mengambil bahan baku MBG dari Yayasan Jagadnata Nusantara selaku pengelola dapur SPPG Desa Tinggar.
Lebih lanjut Rifky Farah Izzatunisa’ mengatakan, sebenarnya pihaknya juga pernah akan mengakomodir UMKM Tinggar, yang memproduksi tempe. Namun masih dalam pembicaraan tahap awal hingga sekarang tidak ada kelanjutannya.
Rifky Farah Izzatunisa’ menambahkan jika pihak Bumdes atau KDMP Desa Tinggar mensuppli bahan baku MBG di dapur SPPG Tinggar, pihaknya siap menerima asalkan speck dan harga sesuai dengan dapur SPPG.
“Silahkan diajukan, sepanjang speck dan harga barangnya sesuai, kami akan menerimanya,”pungkas Rifky Farah Izzatunisa’.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, warga Desa Tinggar mengeluhkan keberadaan dapur SPPG yang ada di desanya.
Pasalnya, dapur SPPG yang sudah beroperasi sejak akhir tahun 2025 lalu itu, bahan bakunya saat ini disuppli dari supplier luar Desa Tinggar.
Sebelumnya, sejak berdiri dan operasinya dapur SPPG milik warga setempat namun tinggal di Surabaya itu, selama sekitar empat bulan bahan bakunya seperti buah-buahan dan telur dipasok warga setempat. Namun kini, disuplay sejumlah CV dari luar Desa Tinggar.
Karena itu, warga berharap sebagaian kebutuhan dapur SPPG Tinggar juga disuplay warga setempat.
“Memang pekerjanya mayoritas warga Tinggar, namun pemasok kebutuhan bahan bakunya semua disuplay CV luar desa. Warga sini kan juga bisa mensuplaynya,”ujar seorang warga Tinggar yang menemui FaktualNews.co bersama sejumlah orang Rabu (6/5/2026) pagi.
Kades Tinggar, Madram saat dihubungi FaktualNews.co membenarkan apa yang disampaikan warganya. “Ya memang benar pekerjanya mayoritas orang sini. Namun pemasok bahan bakunya tidak ada warga sini,”kata Madram
Kades Madram juga berharap agar tidak pekerjanya dari Tinggar, namun sebagian bahan bakunya sebagian harusnya juga melibatkan warganya.
“Kalau tidak melibatkan warga secara pribadi, pihak desa kan ada Bumdes dan Koperasi Merah Putih, ini yang perlu dilibatkan biar dapur SPPG di sini ada kontribusinya untuk desa,”pungkas Madram.
Sementara itu, sejak Rabu (6/5/2026) karena ada kendala, dapur SPPG Tinggar tidak beroperasi hingga batas waktu yang tidak bisa ditentukan.
“Karena ada kendala di dapur, hari ini (Rabu,5 Mei 2026) dapur SPPG tidak beroperasi hingga batas waktu yang tidak bisa ditentukan,”pungkas Rifky Farah Izzatunisa’.