0
News
    Home Berita Featured Prabowo Subianto Spesial

    Prabowo Mengaku Pertaruhkan Nyawa untuk Bangsa: tapi Saya Lihat Banyak Elite Curi Uang Rakyat - Kompas TV

    4 min read

     

    Prabowo Mengaku Pertaruhkan Nyawa untuk Bangsa: tapi Saya Lihat Banyak Elite Curi Uang Rakyat

    Close Ads x

    Kompas.tv - 1 Mei 2026, 11:18 WIB


    Presiden Prabowo Subianto menyapa massa buruh dari mobil kepresidenan saat menuju lokasi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). (Sumber: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

    JAKARTA, KOMPAS.TV – Presiden Prabowo Subianto mengaku telah berkali-kali mempertaruhkan nyawa untuk bangsa. Tetapi ia melihat banyak elite yang mencuri uang rakyat.

    Saat berpidato dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026), Prabowo mengatakan dirinya terpanggil menjadi anggota TNI di usia muda karena berniat menjaga Indonesia dan membela rakyat.

    “Saudara-saudara, saya merasa terpanggil karena saya dari usia muda, saya masuk tentara, saya masuk tentara ingin menjaga negara ini, ingin membela negara ini, ingin membela rakyat saya,” ucapnya, dipantau dari Breaking News Kompas TV.

    “Tapi saya kaget, begitu saya pensiun, saya lihat kok rakyat saya masih banyak yang susah,” lanjutnya.

    Baca Juga: Prabowo Sebut UU PPRT adalah Perjuangan Lama: Selama Ini Pekerja Rumah Tangga Entah Dibayar Berapa

    Prabowo mengaku dirinya tidak rela jika masih ada anak-anak Indonesia yang lapar atau masih ada ibu-ibu yang tidak bisa membeli susu untuk anak mereka.

    “Saya telah mempertaruhkan nyawa saya berkali-kali untuk bangsa ini, tapi saya melihat banyak elite-elite yang curi uang rakyat,” kata Prabowo.

    Dia mengatakan bukan elite semacam itu yang ia perjuangkan, tetapi anak-anak Indonesia yang kelaparan.

    “Bukan ini yang saya perjuangakan, bukan negara yang dirampok oleh maling-maling. Saya tidak rela. Saya tidak rela ada anak-anak Indonesia yang lapar, saya tidak rela ada ibu-ibu yang tidak bisa membeli susu untuk anaknya.”

    Ia juga mengaku tidak rela jika ada pejabat pemerintah yang telah mendapat kepercayaan dari rakyat tetapi justru bekerja sama dengan pengusaha-pengusaha serakah.

    Baca Juga: Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah Bulan Ini

    “Saya tidak rela pejabat-pejabat pemerintah yang diberi kepercayaan oleh rakyat, justru bekerja sama dengan pengusaha-pengusaha brengsek, dengan pengusaha-pengusaha serakah,” tambahnya.

    “Saudara-saudara, tapi saya mengajak kita dewasa, tidak semua pengusaha serakah. Banyak yang bekerja dengan baik, banyak yang kita butuh mereka supaya ekonomi hidup. Jangan kita benci pada orang kaya.”

    Sumber : Kompas TV

    Komentar
    Additional JS