0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Prabowo Subianto Spesial

    Prabowo Minta Anak Buahnya Jalankan Proyek Produktif: Kantor Megah, Produknya Tidak Ada - Viva

    5 min read

     

    Prabowo Minta Anak Buahnya Jalankan Proyek Produktif: Kantor Megah, Produknya Tidak Ada

    Presiden Prabowo Subianto (kedua kiri) memberikan arahan saat panen raya udang di Kebumen

    Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:50 WIB

    Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya di Kabinet Merah Putih untuk menjalankan proyek yang produktif dan menghasilkan nilai tambah demi memastikan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

    Baca Juga

    Prabowo mengatakan pemerintah kini tengah membangun sejumlah kawasan produksi komoditas perikanan tidak hanya untuk memastikan pasokan kebutuhan masyarakat terpenuhi, tetapi juga demi ekspor yang menghasilkan devisa bagi negara.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    "Saya kira nanti dalam bulan-bulan yang mendatang kita akan mempercepat proses pembangunan yang produktif," kata Prabowo saat menyaksikan panen raya udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan Kebumen, Jawa Tengah yang disaksikan daring dari Jakarta, Sabtu.

    Baca Juga

    Presiden menjelaskan pembangunan produktif yang dimaksud adalah menjalankan program atau proyek yang menghasilkan nilai tambah. 

    Adapun, Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan Kebumen tidak hanya berpotensi menghasilkan 40 ton udang per satu hektare, tetapi juga telah menyerap 650 pekerja dari wilayah setempat.

    Baca Juga

    "Saya kasih petunjuk ke kabinet yang boleh kita dukung, yang harus kita dukung, yang harus kita jalankan, adalah proyek-proyek yang produktif," ujar Prabowo.

    Sebagai contoh, Prabowo menjelaskan pemerintah saat ini tengah membangun kawasan tambak terintegrasi di Waingapu, Nusa Tenggara Timur dan revitalisasi tambak ikan di wilayah Jawa Barat.

    Presiden menyebut proyek produktif adalah yang menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat, menghasilkan nilai tambah serta menambahkan kekayaan bangsa dan pendapatan rakyat.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Oleh karena itu, pemerintah saat ini menunda pembangunan yang berfokus pada pendirian kantor-kantor yang mewah. Prabowo menggarisbawahi banyaknya bangunan kantor megah tidak berkaitan dengan langsung dengan produktivitas.

    "Kantor megah, produknya tidak ada. Lebih baik kantornya tidak begitu bagus tapi produknya bagus, hasilnya banyak, penghasilan untuk rakyat banyak. Rakyat kita butuh pekerjaan," ucapnya. (Ant)

    Menteri Perekonomian, Airlangga Hartarto (kanan)

    Asosiasi Pengusaha Sambut Positif Pembentukan DSI

    Airlangga melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa asosiasi pengusaha dalam dan luar negeri mengapresiasi pembentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) DSI.

    img_title

    VIVA.co.id

    22 Mei 2026

    Komentar
    Additional JS