Prabowo Minta Anak Buahnya Jalankan Proyek Produktif: Kantor Megah, Produknya Tidak Ada - Viva
Prabowo Minta Anak Buahnya Jalankan Proyek Produktif: Kantor Megah, Produknya Tidak Ada
Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya di Kabinet Merah Putih untuk menjalankan proyek yang produktif dan menghasilkan nilai tambah demi memastikan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Baca Juga
Prabowo mengatakan pemerintah kini tengah membangun sejumlah kawasan produksi komoditas perikanan tidak hanya untuk memastikan pasokan kebutuhan masyarakat terpenuhi, tetapi juga demi ekspor yang menghasilkan devisa bagi negara.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Saya kira nanti dalam bulan-bulan yang mendatang kita akan mempercepat proses pembangunan yang produktif," kata Prabowo saat menyaksikan panen raya udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan Kebumen, Jawa Tengah yang disaksikan daring dari Jakarta, Sabtu.
Baca Juga
Presiden menjelaskan pembangunan produktif yang dimaksud adalah menjalankan program atau proyek yang menghasilkan nilai tambah.
Adapun, Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan Kebumen tidak hanya berpotensi menghasilkan 40 ton udang per satu hektare, tetapi juga telah menyerap 650 pekerja dari wilayah setempat.
Baca Juga
"Saya kasih petunjuk ke kabinet yang boleh kita dukung, yang harus kita dukung, yang harus kita jalankan, adalah proyek-proyek yang produktif," ujar Prabowo.
Sebagai contoh, Prabowo menjelaskan pemerintah saat ini tengah membangun kawasan tambak terintegrasi di Waingapu, Nusa Tenggara Timur dan revitalisasi tambak ikan di wilayah Jawa Barat.
Presiden menyebut proyek produktif adalah yang menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat, menghasilkan nilai tambah serta menambahkan kekayaan bangsa dan pendapatan rakyat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Oleh karena itu, pemerintah saat ini menunda pembangunan yang berfokus pada pendirian kantor-kantor yang mewah. Prabowo menggarisbawahi banyaknya bangunan kantor megah tidak berkaitan dengan langsung dengan produktivitas.
"Kantor megah, produknya tidak ada. Lebih baik kantornya tidak begitu bagus tapi produknya bagus, hasilnya banyak, penghasilan untuk rakyat banyak. Rakyat kita butuh pekerjaan," ucapnya. (Ant)
![]()
Asosiasi Pengusaha Sambut Positif Pembentukan DSI
Airlangga melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa asosiasi pengusaha dalam dan luar negeri mengapresiasi pembentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) DSI.

VIVA.co.id
22 Mei 2026