Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Cilacap Featured Kasus Makan Bergizi Gratis Spesial SPPG

    Alamak! Tim Investigasi Temukan 100 SPPG Fiktif, Sebagian Besar Yayasan Membawa Nama Mantan Petinggi BGN, Beralamat di Hutan Hingga Kuburan - Kendari Newz

    2 min read

     


    KENDARIPOS. CO. ID -- Temuan mengejutkan mencuat dari pendataan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Cilacap. Ada seratus titik diduga fiktif dan lokasinya tak lazim.

    Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, mengungkapkan temuan itu terungkap setelah dilakukan verifikasi lapangan oleh kepala SPPG yang ditunjuk oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

    Ammy menjelaskan, dari lebih dari 300 titik yang tercatat, sekitar 100 titik diduga fiktif karena tidak ditemukan bangunan maupun aktivitas yang mendukung operasional layanan tersebut. Bahkan, sebagian titik tercatat berada di lokasi yang tidak masuk akal, mulai dari kawasan hutan, sawah, hingga area pemakaman.

    "Sudah muncul sekitar lebih kurang 300 titik lebih di Kabupaten Cilacap. Setelah didatangi oleh kepala SPPG yang ditunjuk oleh BGN pusat, kurang lebih ada 100 titik yang tidak ada bangunan apa pun. Ada yang di tengah hutan, ada yang di tengah sawah, ada yang di tengah kuburan," kata Ammy, Selasa (23/6/2026).

    Menurut Ammy, hasil pengecekan tersebut memperkuat dugaan adanya praktik jual beli titik SPPG maupun pendaftaran lokasi fiktif dalam program tersebut.

    Ia menyebut sejumlah titik yang terdaftar bahkan masih ditawarkan kepada pihak lain, meski belum memiliki kesiapan infrastruktur maupun legalitas yang jelas.

    "Nah, jadi bahwa isu jual-beli titik, kemudian titik fiktif yang memang benar adanya, ini yang harus kita benahi," ujarnya.

    Ammy juga mengungkapkan bahwa beberapa titik yang terdata masih diperjualbelikan. "Jadi ada titiknya, tapi masih ditawar-tawarkan, ada yang mau beli atau tidak," ungkapnya.

    Dalam keterangannya, Ammy menyebut mayoritas titik bermasalah tersebut terdaftar melalui yayasan yang membawa nama Sony Sanjaya, sosok yang belakangan menjadi sorotan dalam kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    "Yes, rata-rata yayasan membawa nama Sony," ujarnya.

    Sebagai langkah tindak lanjut, pemerintah bersama tim investigasi yang dikirim oleh BGN memutuskan menutup sementara portal pendaftaran pembukaan titik SPPG baru di Kabupaten Cilacap.

    Selain itu, sekitar 100 titik yang telah teridentifikasi fiktif akan dihapus terlebih dahulu sebelum program dilanjutkan kembali sesuai kebijakan pemerintah pusat.

    "Kemarin hasil rapat terakhir dengan tim investigasi yang dikirim Bu Naniek waktu mereka ke Cilacap, untuk sementara portal pendaftaran pembukaan titik SPPG ditutup. Kemudian untuk 100 titik fiktif yang sudah teridentifikasi dihapus terlebih dahulu, baru kemudian kita akan lanjutkan lagi program. Tapi kembali ke kebijakan pusat," jelas Ammy.

    Meski menemukan berbagai persoalan dalam pendataan titik SPPG, Ammy menegaskan Pemerintah Kabupaten Cilacap tetap mendukung program prioritas pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat. "Saya mendukung program prioritas Presiden," ujarnya. (alg/apl)

    Komentar
    Additional JS