Gaji Fantastis tapi Banyak yang Tak Kuat Bertahan! 5 Pekerjaan Bergaji Tinggi Ini Paling Menguras Mental - Viva
Gaji Fantastis tapi Banyak yang Tak Kuat Bertahan! 5 Pekerjaan Bergaji Tinggi Ini Paling Menguras Mental
Jakarta, VIVA – Banyak orang bermimpi memiliki pekerjaan dengan gaji tinggi. Namun kenyataannya, tidak semua pekerjaan dengan penghasilan besar mampu memberikan kehidupan yang nyaman dan seimbang. Bahkan, ada sejumlah profesi yang menawarkan bayaran fantastis tetapi membuat pekerjanya mengalami stres berat, kelelahan fisik, hingga kehilangan waktu untuk kehidupan pribadi.
Baca Juga
Sebuah diskusi di Reddit mengungkap berbagai pekerjaan yang dikenal memiliki gaji menggiurkan, tetapi juga membuat banyak orang tidak betah bertahan lama. Meski rekening terus bertambah, tekanan yang dirasakan sering kali membuat para pekerjanya memilih meninggalkan profesi tersebut. Melansir dari YourTango, berikut lima pekerjaan bergaji tinggi yang disebut paling menguras tenaga dan mental.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
1. Pengacara di Firma Besar
Baca Juga
Menjadi pengacara sering dianggap sebagai simbol kesuksesan. Gaji yang tinggi, status sosial yang baik, dan peluang karier yang menjanjikan membuat profesi ini diminati banyak orang.
Namun di balik itu, pengacara yang bekerja di firma hukum besar sering menghadapi tekanan luar biasa. Mereka harus menangani banyak kasus sekaligus, memenuhi tenggat waktu yang ketat, serta menghadapi tanggung jawab besar yang dapat memengaruhi kehidupan klien.
Baca Juga
Tak jarang mereka harus bekerja hingga larut malam. Waktu bersama keluarga dan teman menjadi sangat terbatas karena sebagian besar hidup dihabiskan untuk bekerja.
Seorang pengacara bahkan mengaku bahwa pulang pada pukul 10 atau 11 malam setiap hari menjadi rutinitas yang sangat melelahkan. Akibatnya, keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi hampir tidak ada.
2. Dokter dan Perawat Instalasi Gawat Darurat (IGD)
Profesi tenaga medis di unit gawat darurat memang menawarkan penghasilan yang tinggi. Namun pekerjaan ini juga termasuk salah satu yang paling berat secara mental maupun fisik.
Dokter dan perawat IGD harus siap menghadapi berbagai situasi darurat setiap hari, mulai dari kecelakaan berat hingga kondisi pasien yang mengancam nyawa. Mereka dituntut mengambil keputusan penting dalam waktu singkat dengan risiko yang sangat besar.
Selain jam kerja yang panjang, paparan terhadap berbagai peristiwa traumatis juga dapat memengaruhi kesehatan mental mereka.
Banyak tenaga medis mengaku bahwa meski memiliki hari libur cukup banyak dalam sebulan, tingkat stres yang mereka rasakan tetap sangat tinggi sehingga sulit menjalani profesi tersebut dalam jangka panjang.
3. Investment Banker
Pekerjaan sebagai investment banker sering digambarkan sebagai profesi glamor dengan pendapatan besar dan gaya hidup mewah.
Namun kenyataannya jauh lebih rumit. Para pekerja di bidang ini hampir selalu terhubung dengan pekerjaan selama 24 jam. Telepon dari klien bisa datang kapan saja, termasuk saat malam hari, akhir pekan, bahkan ketika sedang berlibur.
Mereka juga kerap harus melakukan perjalanan mendadak untuk bertemu klien atau menyelesaikan transaksi bisnis penting.
Akibatnya, waktu untuk diri sendiri menjadi sangat terbatas. Banyak pekerja di sektor ini merasa hidup mereka hanya berisi pekerjaan tanpa kesempatan menikmati hasil jerih payah yang diperoleh.
4. Pekerja Lapangan Minyak
Industri minyak dan gas dikenal menawarkan gaji yang sangat besar. Dalam beberapa kasus, penghasilannya bisa mencapai ratusan ribu dolar per tahun.
Meski demikian, pekerjaan ini memiliki risiko tinggi. Para pekerja harus menghadapi kondisi lingkungan yang ekstrem, seperti suhu panas yang sangat tinggi dan jam kerja hingga 12 jam per hari atau lebih.
Selain risiko kelelahan, bahaya kecelakaan kerja juga selalu mengintai. Tidak sedikit pekerja yang mengalami cedera serius akibat peralatan berat yang digunakan di lokasi kerja.
Kondisi tersebut membuat banyak orang menilai bahwa besarnya gaji harus dibayar dengan risiko kesehatan dan keselamatan yang tidak kecil.
5. Karyawan Korporat Amazon
Amazon dikenal sebagai salah satu perusahaan terbesar di dunia dengan peluang karier yang menjanjikan. Namun sejumlah mantan dan karyawan mengungkap bahwa tingkat tekanan kerja di perusahaan ini sangat tinggi.
Banyak pekerja yang berhasil naik jabatan dengan cepat karena rekan-rekan mereka mengalami burnout dan memilih keluar. Namun ironisnya, setelah mencapai posisi yang lebih tinggi, mereka juga mengalami kelelahan yang sama.
Beberapa pekerja menyebut budaya kerja yang sangat kompetitif serta waktu istirahat yang terbatas menjadi penyebab utama tingginya tingkat pergantian karyawan.
Akibatnya, meski menawarkan penghasilan yang menarik, banyak orang tidak bertahan lama di lingkungan kerja tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kelima profesi ini menunjukkan bahwa gaji tinggi tidak selalu identik dengan kualitas hidup yang lebih baik. Waktu yang habis untuk bekerja, tekanan mental yang berat, serta minimnya kesempatan menikmati kehidupan pribadi sering kali menjadi harga yang harus dibayar.
Pada akhirnya, banyak orang mulai menyadari bahwa kesuksesan bukan hanya soal besarnya penghasilan, tetapi juga tentang memiliki keseimbangan antara pekerjaan, kesehatan, dan kebahagiaan dalam kehidupan sehari-hari.
![]()
Umumkan Hasil Seleksi Manajer Kopdes Merah Putih, Menkop Ferry: Gaji Masih Dirahasiakan!
Menkop Ferry menyampaikan kabar terbaru soal seleksi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan manajer Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

VIVA.co.id
11 Juni 2026