Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Featured Kasus Kriminal Spesial TAUFIK HIDAYAT

    Penjaga Kos Ungkap Kondisi Memprihatinkan YTR Saat Pertama Datang: Ngaku Suami Istri tapi Tak Ada Bukti - Viva

    5 min read

     

    Kos-kosan tempat Taufik Hidayat melakukan penyekapan ke YTR di Cileunyi, Kabupaten Bandung

    Selasa, 23 Juni 2026 - 16:38 WIB

    Jakarta, VIVA – Fakta baru terungkap dalam kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR (29) di Kabupaten Bandung. Penjaga kos-kosan tempat korban terakhir tinggal mengaku hampir tidak pernah melihat YTR keluar kamar selama menempati lokasi tersebut.

    Baca Juga

    Penjaga kos bernama Resa Rohendi mengatakan korban datang bersama pria yang diduga pelaku ke kosan yang berada di Cileunyi itu. Saat pertama kali tiba, kondisi korban disebut sudah memprihatinkan dan mengalami kesulitan berjalan.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    "Pas pertama datang jalannya juga sudah susah, dipapah sama dia (pelaku) masuk ke kamar kos. Selama tiga bulan di sini juga hampir tidak pernah terlihat keluar," kata Resa saat ditemui di Bandung, Selasa 23 Juni 2026.

    Baca Juga

    Menurut Resa, pasangan tersebut memperkenalkan diri sebagai suami istri ketika menyewa kamar. Karena mengaku telah menikah, pengelola meminta bukti berupa buku nikah sesuai ketentuan yang berlaku bagi penghuni kos berstatus pasangan.

    Namun hingga lebih dari satu bulan menempati kamar, dokumen yang diminta tidak pernah diserahkan kepada penjaga kos.

    Baca Juga

    Resa menjelaskan, pelaku yang bersama korban tidak menunjukkan perilaku yang mencurigakan. Keadaan mulai berubah setelah pelaku kerap menunjukkan sikap kasar kepada orang di sekitarnya.

    "Awalnya baik-baik saja. Cuma setelah satu bulan, kelakuannya jadi arogan. Orang lewat tidak permisi dia marah-marah, ada yang datang untuk perbaikan tower juga istrinya suka dimarahi," ujarnya.

    Hal tersebut membuat pengelola kos merasa tidak nyaman. Taufik Hidayat disebut sering meluapkan kemarahan tanpa alasan sehingga menimbulkan kekhawatiran mengganggu penghuni lain dan warga sekitar.

    Sebelumnya, Polda Jabar terus memburu Taufik Hidayatdalam kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR.

    Polisi juga telah membentuk tim gabungan yang terdiri dari sejumlah unsur penyidik dan personel reserse.

    Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengatakan pembentukan tim khusus dilakukan agar proses pencarian pelaku berjalan lebih maksimal.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    "Sudah, kita membentuk tim khusus, gabungan. Insyaallah kita doakan semoga segera terungkap," katanya.

    Selain fokus melakukan pengejaran, penyidik juga terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi yang dianggap mengetahui latar belakang kasus tersebut. (ant)

    Olah TKP kasus penyekapan dan penyiksaan yang dialami YTR

    Olah TKP, Polisi Angkut Barang Bukti dari Lokasi Penyekapan dan Penyiksaan YTR

    Sejumlah barang tampak diamankan petugas kepolisian usai olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan yang dialami YTR (29).

    img_title

    VIVA.co.id

    23 Juni 2026

    Komentar
    Additional JS