0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Bandung Zoo Berita Featured Spesial

    Revitalisasi Bandung Zoo Dikebut, Pembukaan Kembali Ditargetkan 2027 - AFU

    4 min read

      

    Revitalisasi Bandung Zoo Dikebut, Pembukaan Kembali Ditargetkan 2027

    Situasi Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) saat masih beroperasi di Kota Bandung, Jawa Barat. ANTARA/Rubby Jovan

    Bagikan:   

    Redaktur: Raihan Immaduddin Reporter: -

    JAKARTA, AFU.ID — Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) ditargetkan kembali beroperasi dalam waktu kurang dari satu tahun setelah pemerintah menetapkan pengelola baru. Saat ini, proses revitalisasi tengah dipercepat sambil menunggu penyelesaian sejumlah perizinan utama. 

    Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, mengatakan proses revitalisasi saat ini masih berada pada tahap penyusunan skema kerja sama dengan pengelola baru. Menurut Farhan, target pembukaan kembali Bandung Zoo dalam waktu kurang dari satu tahun masih memungkinkan untuk dicapai. Namun, realisasi target tersebut bergantung pada penyelesaian sejumlah perizinan yang membutuhkan proses cukup panjang.

    “Targetnya kurang dari satu tahun. Tapi memang ada dua izin yang cukup lama, yaitu izin konservasi dan amdal,” kata Farhan di Bandung, Sabtu (14/6/2026). Ia menjelaskan pembahasan yang masih berlangsung mencakup sejumlah aspek penting dalam perjanjian kerja sama (PKS), mulai dari pembagian hasil pengelolaan, masa tenggang atau grace period, hingga mekanisme pengurusan berbagai izin yang harus dipenuhi pengelola baru.

    Farhan memperkirakan pengelola baru membutuhkan waktu sekitar satu tahun untuk menyelesaikan izin konservasi, dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Karena itu, pemerintah kota terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna mempercepat proses administrasi yang diperlukan.

    Sebagai bagian dari upaya tersebut, Farhan mengaku akan bertemu dengan Menteri Kehutanan untuk membahas nota kesepakatan bersama yang berkaitan dengan pengelolaan dan perizinan Bandung Zoo. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat menjadi faktor penting dalam mempercepat proses revitalisasi.

    Dalam penataan ulang kawasan, Pemerintah Kota Bandung juga menekankan agar fungsi edukasi tetap menjadi identitas utama Bandung Zoo. Kebun binatang tersebut diharapkan tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga sarana pembelajaran mengenai satwa dan konservasi bagi anak-anak maupun masyarakat umum.

    Selain mempertahankan fungsi pendidikan, pemerintah meminta pengelola baru tetap mempertahankan tenaga kerja yang selama ini bekerja di Bandung Zoo. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan operasional sekaligus memberikan kepastian bagi para pekerja yang terdampak proses transisi pengelolaan.

    Farhan menegaskan revitalisasi tidak boleh menghilangkan nilai sejarah dan budaya yang melekat pada Bandung Zoo sebagai salah satu ikon Kota Bandung. “Bandung Zoo itu punya nilai sejarah dan budaya. Itu harus tetap dipertahankan,” ujarnya. Pemerintah berharap revitalisasi dapat menghadirkan wajah baru Bandung Zoo tanpa menghilangkan karakter dan fungsi yang selama ini menjadi bagian penting dari kota tersebut. (ANT/RAI)

    Komentar
    Additional JS