Sjafrie dan AHY Bahas Pengamanan Bandara Internasional hingga Tata Kelola Ruang Udara - Tribunnews
Menhan Sjafrie dan Menko AHY membahas pengamanan ruang udara, bandara internasional baru, dan pengembangan rute penerbangan nasional
Tayang:
HO/Tim Media Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
PERTEMUAN AHY-SAFRIE - Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin bertemu Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (25/6/2026). Pertemuan membahas pengamanan bandar udara internasional, tata kelola ruang udara, serta pengembangan rute penerbangan. (HO/Tim Media Menhan Sjafrie Sjamsoeddin)
Ringkasan Berita:
- Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menko Infrastruktur AHY membahas tiga isu strategis, yakni penguatan pengamanan dan pengendalian ruang udara untuk bandar udara internasional.
- Dibahas pula pemenuhan standar keamanan pembukaan bandara internasional baru, serta pengembangan rute penerbangan melalui pemanfaatan ruang udara bersama.
- Sinergi ini diharapkan memperkuat pertahanan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membahas penguatan tata kelola ruang udara hingga pengamanan bandar udara internasional dalam pertemuan di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis yang membutuhkan sinergi lintas kementerian guna mendukung pembangunan infrastruktur nasional sekaligus memperkuat aspek pertahanan negara.
Menurut Rico, terdapat tiga agenda utama yang menjadi fokus pembahasan.
Pertama, koordinasi aspek pengamanan dan pengendalian wilayah udara untuk mendukung operasional bandar udara internasional.
Kedua, rekomendasi Kementerian Pertahanan terkait pemenuhan standar dan ketentuan keamanan dalam proses pembukaan bandar udara internasional baru.
Baca juga: Menko AHY: Armada Laut yang Kuat Berawal dari Ekonomi yang Kuat
Ketiga, pengembangan rute penerbangan melalui pemanfaatan ruang udara secara bersama.
"Sinergi antara Kementerian Pertahanan dan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan diharapkan dapat memperkuat tata kelola ruang udara serta mendukung pertumbuhan ekonomi," kata Rico saat dihubungi Tribunnews.com, Jumat (26/6/2026).
Pembahasan mengenai tata kelola ruang udara bukan kali pertama dilakukan Kementerian Pertahanan bersama kementerian dan lembaga lain.
Sebelumnya, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan bersama Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard menggelar pertemuan di Jakarta pada 25 Mei 2026.
Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas rencana reaktivasi penerbangan komersial sipil di dua pangkalan TNI Angkatan Udara, yakni Lanud Husein Sastranegara di Bandung dan Lanud Adi Sutjipto di Yogyakarta.
Selain itu, dibahas pula pengembangan ekosistem industri kedirgantaraan melalui konsep Sustainable Aerospace Park di Kertajati yang mengintegrasikan fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) untuk kebutuhan sipil maupun militer.