Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Blora Featured Kasus Kesehatan Pendidikan Spesial

    19 Siswa SDN Sendangrejo Blora Keracunan MBG -

    1 min read

     


    Orang tua menggendong murid SDN Garuda korban keracunan massal program makan bergizi gratis (MBG) ke posko perawatan darurat di SMPN 1 Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, 15 Oktober 2025. Tragedi ini sejalan dengan kritik Tiyo Ardianto bahwa kualitas makanan MBG di sejumlah titik jauh dari kata layak dan gagal memenuhi gizi, bahkan menunya terbukti memicu masalah kesehatan serius pada anak-anak. Tempo/Prima Mulia

    SEBANYAK 19 siswa Sekolah Dasar Negeri Sendangrejo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, keracunan setelah menyantap makan bergizi gratis atau MBG pada Senin, 20 Juli 2026. Mereka sempat dirawat di Instalasi Gawat Darurat Pusat Kesehatan Masyarakat Ngawen.

    Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

    "Sudah pulang semua dan dipantau sampai hari ini tidak ada gejala yang muncul lagi," ujar Bupati Blora, Arief Rohman, pada Selasa 21 Juli 2026.

    Menurut dia, satuan pelayanan pemenuhan gizi atau SPPG yang menyuplai MBG ke SDN Sendangsari telah berhenti beroperasi sementara. "Mulai hari ini SPPG Bogowanti tutup sementara," tuturnya.

    Rincian para siswa yang mengalami keracunan, yaitu kelas III ada tiga anak, kelas IV ada tujuh anak, kelas V ada delapan anak, dan kelas VI ada satu anak.

    Berdasarkan salinan laporan hasil penyelidikan Dinas Kesehatan Blora, SPPG itu dikelola Yayasan Mitra Cendikia Waskita. Selama ini SPPG itu menyalurkan MBG kepada 2.341 penerima.

    SPPG Bogowati menyajikan menu MBG berupa nasi putih; telur bumbu kuning; tumis kacang, wortel, dan putren; buah anggur; serta susuk kemasan. Kesimpulan laporan itu menyebut keracunan diduga lantaran mengonsumsi susu yang tak disimpan dengan baik.

    Komentar
    Additional JS