Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Pendidikan Spesial Tulungagung

    3 SD di Tulungagung Tak Punya Murid Baru, Sejumlah Sekolah Hanya Terima 1-2 Siswa - Kompas

    4 min read

     


    TULUNGAGUNG, KOMPAS.com - Tiga sekolah dasar (SD) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, belum mendapatkan murid baru pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

    Kepala Seksi Kelembagaan Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, Rifka Zuyun Umadah, mengatakan dari 634 SD yang mengikuti SPMB 2026, terdapat tiga sekolah yang belum memperoleh siswa baru.

    Ketiga sekolah tersebut yakni SDN 4 Besuki, SDN 5 Bungur Kecamatan Karangrejo, dan SD swasta Dlodo Kecamatan Kalidawir.

    Baca juga: Sepi Peminat, SDN 2 Plandaan Tulungagung Cuma Dapat 2 Siswa Baru Meski Beri Seragam Gratis

    Selain itu, sejumlah SD lainnya juga hanya memperoleh satu hingga dua murid baru. seperti SDN Sembon hanya menerima satu siswa baru, sedangkan SDN 2 Plandaan Kecamatan Kedungwaru dan SDN Pucung masing-masing menerima dua siswa baru.

    Tersisa 10 Murid, Sekolah di Puncak Gunung Lampung Dibangun Pakai Iuran Warga

    "Itu masih data sementara, hasil rekapitulasi sekolah yang minim pendaftar kemungkinan selesai pada Selasa (14/7)," ujar Zuyun, Senin (13/7/2026), dilansir dari Antara.

    SDN 2 Plandaan hanya memiliki 2 siswa baru

    Salah satu sekolah yang mengalami minimnya jumlah murid baru adalah SDN 2 Plandaan. Pada tahun ajaran 2026/2027, sekolah tersebut hanya mendapatkan dua siswa baru dari empat calon peserta didik yang sebelumnya telah didata.

    Minimnya pendaftar diduga dipengaruhi anggapan sebagian masyarakat bahwa SDN 2 Plandaan sudah tidak beroperasi. Padahal, sekolah tersebut masih aktif melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

    Baca juga: 3 SD Negeri di Blitar Tak Punya Siswa Baru, Disdik Kaji Kemungkinan Regrouping

    Kepala SDN 2 Plandaan, Siti Komariah, mengatakan pihak sekolah telah melakukan berbagai upaya untuk menjaring peserta didik baru.

    "Upaya itu sudah kami jalankan sejak tiga hingga empat bulan sebelum SPMB 2026, dengan tujuan agar sekolah kami mendapatkan siswa baru," katanya.

    Upaya tersebut dilakukan dengan mendatangi taman kanak-kanak hingga mengunjungi rumah calon siswa di Desa Plandaan.

    Saat ini, jumlah siswa di SDN 2 Plandaan hanya 16 orang yang tersebar dari kelas I hingga kelas VI. Rinciannya, kelas I dua siswa, kelas II dua siswa, kelas III dua siswa, kelas IV empat siswa, kelas V tiga siswa, dan kelas VI tiga siswa.

    Meski jumlah peserta didik terbatas, aktivitas belajar mengajar di SDN 2 Plandaan tetap berlangsung seperti biasa.

    Baca juga: SD Muhammadiyah 1 Trenggalek Tak Lagi Ikut MBG, Sebut Waktu Belajar Berkurang dan Makanan Banyak Tersisa

    Pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), para siswa mengikuti kegiatan pengenalan lingkungan sekolah dengan suasana sederhana, namun tetap penuh antusias.

    Para guru juga tetap memberikan pendampingan agar seluruh siswa merasa nyaman mengikuti proses pembelajaran.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Sarwendah Datangi Sidang Hak Asuh: Semua Demi Kebahagiaan Anak

    Komentar
    Additional JS