Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Jantung Kesehatan Nanik S. Deyang Spesial

    Alami Gangguan Arteri di Jantung, Dipicu Stres Kelola Anggaran, Nanik S. Deyang : Sumpah Trauma Akut - Tribunnews

    5 min read

     


    Alami Gangguan Arteri di Jantung, Dipicu Stres Kelola Anggaran, Nanik S. Deyang : Sumpah Trauma Akut

    Ringkasan Berita:
    • Terungkap kondisi kesehatan Nanik S Deyang hingga membuatnya memutuskan mundur dari Kepala BGN.
    • Nanik mengatakan hasil pemeriksaan dokter menunjukkan adanya sumbatan pada arteri jantung.
    • Kondisi tersebut berkaitan dengan kadar kolesterol tinggi serta tekanan stres yang berat selama menjalankan tugas di BGN. 

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Nanik Sudaryati Deyang mengungkap kondisi kesehatannya setelah memutuskan mengundurkan diri dari jabatan Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu (22/7/2026).

    Melalui unggahan di media sosial, Nanik S Deyang menyampaikan bahwa saat ini dirinya ingin lebih fokus pada proses pemulihan kesehatan setelah sempat mengalami gangguan pada jantung hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.

    Baca juga: Nanik S Deyang Ungkap Alasan Mundur dari Kepala BGN, Sakit Jantung dan Akan Berobat ke Luar Negeri

    Nanik mengaku, sempat mengalami kondisi drop selama sembilan hari dan menjalani perawatan sekitar satu minggu.

    Setelah kondisinya membaik, ia baru dapat kembali mengikuti rapat kabinet.

    Stres Kelola BGN, Kolesterol Tinggi Sumbat Jantung Nanik S Deyang 

    Dalam curhatannya, Nanik mengatakan hasil pemeriksaan dokter menunjukkan adanya sumbatan pada arteri jantung.

    Menurut Nanik, kondisi tersebut berkaitan dengan kadar kolesterol tinggi serta tekanan stres yang berat selama menjalankan tugas.

    NANIK S DEYANG MUNDUR - Nanik S Deyang mundur dari jabatannya sebagai Kepala BGN.Nanik menyebut masalah kesehatan menjadi penyebab dirinya mundur . Ia sakit jantung.
    NANIK S DEYANG MUNDUR - Nanik S Deyang mundur dari jabatannya sebagai Kepala BGN.Nanik menyebut masalah kesehatan menjadi penyebab dirinya mundur . Ia sakit jantung. (HO/IST/FACEBOOK NANIK S DEYANG)

    “Menurut dokter saya ada sumbatan di arteri jantung yang selain karena kolesterol tinggi, juga dipicu juga oleh stres yang luar biasa,” tulis Nanik.

    Ia mengungkapkan, salah satu tekanan terbesar yang dirasakannya selama memimpin BGN adalah tanggung jawab dalam mengelola anggaran negara yang besar.

    Kekhawatiran agar setiap penggunaan anggaran berjalan sesuai aturan membuatnya mengalami tekanan psikologis yang berat.

    Baca juga: Jejak 1,5 Bulan Nanik Deyang di BGN: Menangis saat Dilantik, Kini Mundur karena Alasan Kesehatan

    Nanik mengatakan, dirinya menjadi sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan, termasuk meminta pemeriksaan dan pendampingan sebelum menandatangani berbagai dokumen.

    “Saking takutnya saya memegang anggaran besar, sampai tanda tangan apapun saya tidak mau sendiri harus dua Waka ikut paraf,” ujarnya.

    Menurut Nanik, tekanan tersebut perlahan berdampak pada kondisi fisiknya. Ia mengaku kerap merasa cemas ketika menghadapi banyak dokumen pekerjaan hingga tubuhnya mengalami reaksi seperti panas dingin.

    Nanik pun meminta doa agar diberikan kekuatan untuk menjalani masa pemulihan.

    Ia menyebut keputusan untuk meninggalkan jabatan di BGN diambil agar dapat lebih berkonsentrasi menjaga kesehatannya.

    “Saya sudah pamit kepada presiden, jangan lama-lama saya di BGN karena saya mau konsen untuk kesehatan saya,” tulisnya.

    Meski memilih fokus pada kesehatan, Nanik tetap berharap program BGN dapat berjalan dengan baik. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang selama ini mendukungnya selama menjalankan tugas.

    Stres Pegang Uang, Trauma, Naniek S Deyang Tetap Jadi Pengawas BGN

    Nanik juga menuliskan jika dirinya trauma jika harus berurusan dengan dana MBG.

    Trauma ini terungkap saat Nanik juga mengatakan jika saat pamitan Prabowo memintanya tak langsung meninggalkan BGN. 

    "Saya diminta tetap ikut mengawasi BGN. Kemungkinan presiden akan membentuk dewan pengawas dimana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya," tulis Nanik di akun facebooknya. 

    Nanik menyatakan kesanggupannya menjadi pengawas asal tidak berhubungan dengan uang. 

    "Kalau  mencereweti kayaknya masih bisa yg penting tidak berhubungan dengan pegang  uang , sumpah trauma akuttt," tulisnya dengan emoticon tertawa. 

    Nanik menegaskan tetap akan mendukung program besutan Prabowo ini. 

    "Saya tetap berjuang  dan mendukung Pak Presiden yang saat ini sangat keras berupaya memperbaiki kehidupan  rakyat Indonesia.14 tahun ikut beliau , saya  tau persis program MBG bukan untuk tujuan politis seperti yang dituduhkan orang, tapi sebagai program untuk benar-benar intervensi gizi anak -anak agar tumbuh menjadi generasi emas dan juga untuk menjaga kesehatan mereka.

    Di akhir postingannya, Nanik kembali menegaskan akan konsentrasi pada kesehatannya 

    "Saya konsentrasi di kesehatan dulu ya prens."

    Komentar
    Additional JS