Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Anindya Bakrie Berita Bisnis Featured Spesial

    Anindya Bakrie: Investor Lebih Butuh Kepastian Berusaha Daripada Ketenangan - Viva

    5 min read

     

    Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie

    Rabu, 29 Juli 2026 - 19:50 WIB

    Jakarta, VIVA – Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie mengatakan, kepastian regulasi menjadi faktor utama dalam menjaga arus investasi, karena pemodal lebih membutuhkan kepastian ketimbang ketenangan dalam berusaha.

    Baca Juga

    Dia mengaku, dirinya telah berkunjung ke beberapa kawasan industri nasional yang banyak diisi oleh investor asal China, dan membahas kondisi tersebut.

    "Mereka mengatakan tidak peduli dengan hingar-bingar maupun kebisingan mengenai kebijakan. Bagi foreign direct investment bukan tentang ketenangan, tapi kepastian," kata Anindya di acara pelantikan dan pengukuhan pengurus Kadin NTB di Mataram, Rabu, 29 Juli 2026.

    Baca Juga

    Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie

    Photo :

    • Antara

    Dia menuturkan, daya saing Indonesia masih sangat menarik bagi investor, karena biaya produksi sepertiga China dan tetap memiliki akses pasar internasional hingga ke Amerika Serikat.

    Baca Juga

    Anindya pun meminta Kadin NTB bersama Pemerintah NTB untuk terus meyakinkan calon investor, bahwa berbagai tantangan yang dihadapi saat ini merupakan bagian dari proses transisi menuju iklim investasi yang semakin baik.

    "Tidak mungkin dalam berkembang tidak ada suatu tantangan dan peluang itu ada di balik tantangan," ujarnya.

    Anindya menegaskan, Kadin harus mengambil peran sebagai katalisator investasi, baik penanaman modal dalam negeri (PMDN) maupun penanaman modal asing (PMA). Sekaligus, menjadi penghubung antara dunia usaha dan pemerintah.

    Kadin diminta menjadi akselerator bagi pelaku UMKM, agar mampu naik kelas melalui pendampingan pembiayaan, sertifikasi halal, peningkatan literasi digital, hingga perluasan akses pasar.

    "Kadin juga harus menjadi pengampu untuk menciptakan lapangan kerja," ujarnya.

    Anindya mengungkapkan sekitar 92 persen produk domestik bruto (PDB) Indonesia ditopang aktivitas dunia usaha. Sedangkan, belanja pemerintah hanya berkontribusi sekitar 7 persen.

    "Kami terus berusaha untuk memberikan kontribusi terhadap perekonomian Indonesia," ujarnya. (Ant).

    Ketum Kadin Anindya Bakrie dan Seskab Teddy Indra Wijaya.

    Ketum Kadin dan Seskab Teddy Bahas Pengembangan Industri Listrik, Anindya Bakrie Kenalkan Buku “We Buy From Indonesia”

    Ketum Kadin Anindya Bakrie membahas pengembangan industri listrik dengan Seskab Teddy Indra Wijaya. Anin juga mengenalkan buku We Buy from Indonesia kepada Seskab.

    img_title

    VIVA.co.id

    30 Juli 2026

    Komentar
    Additional JS