Istana Belum Terima Usulan Jaksa Agung soal Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah - SindoNews
Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Senin, 13 Juli 2026 - 13:28 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi mengungkap Istana belum menerima usulan Jampidsus baru pengganti Febrie Adriansyah. Foto/Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Istana belum menerima usulan dari Jaksa Agung ST Burhanuddin soal Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus ( Jampidsus ) Kejaksaan Agung (Kejagung) definitif, pengganti Febrie Adriansyah . Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.
Diketahui, Febrie Adriansyah mengundurkan diri sebagai Jampidsus pada Sabtu pekan lalu. Kini, kursi Jampidsus masih dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt) yakni Rudi Margono yang juga masih menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas).
Prasetyo pun menegaskan bahwa pengunduran diri Febrie dari Jampidsus bersifat pribadi, sehingga tidak menggunakan Keputusan Presiden (Keppres). "Pengunduran diri bersifat pribadi dari yang bersangkutan yang menyatakan mundur dari kapasitas jabatan yang diemban. Jadi tidak menggunakan Keppres," kata Prasetyo kepada awak media, Senin (13/7/2026).
Baca Juga: Mensesneg Sebut Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus Tidak Pakai Keppres
Lebih lanjut, Prasetyo mengatakan Keppres akan berlaku dalam konteks pengangkatan pejabat, dalam hal ini Jampidsus baru. Sementara itu, mengenai siapa pejabat yang akan diangkat sebagai Jampidsus baru, dia menegaskan Istana belum menerima usulan dari Jaksa Agung ST Burhanuddin.
"Mekanismenya adalah jabatan tersebut diangkat dan ditetapkan oleh Presiden melalui Keppres berdasarkan usulan dari Jaksa Agung, yang sampai hari ini kami belum menerima usulan tersebut," tegas Prasetyo.
Sebelumnya, Jaksa Agung ST Burhanuddin menerima pengunduran diri Febrie Adriansyah dari jabatannya sebagai Jampidsus Kejaksaan Agung pada Sabtu (11/7/2026). "Pada hari ini, Sabtu 11 Juli 2026, Bapak Jaksa Agung telah menerima pengunduran diri Bapak Febrie Adriansyah dari jabatannya sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus," kata Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna dalam keterangan video.
Menurut Anang, keputusan Febrie mundur merupakan bentuk komitmen untuk menjaga integritas, objektivitas, dan netralitas proses penegakan hukum di tengah proses hukum yang tengah dilakukan penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia.
"Keputusan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk menjaga integritas, objektivitas, dan netralitas proses penegakan hukum seiring adanya proses hukum yang sedang dilakukan oleh Penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia."
Diketahui, Febrie Adriansyah telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi dan TPPU dalam tiga kasus seusai mundur dari Jampidsus. Tiga kasus yang dimaksud adalah korupsi batu bara, Asabri, dan Krakatau Steel.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rekomendasi
Infografis

Tahun Baru, Kim Jong-un Kunjungi Istana Matahari Kumsusan
Terpopuler
1
2
3
4
5





