Polisi Bagi Bentrok Maut Matraman-Menteng Jadi 3 Klaster, dari Geber Motor hingga Penganiayaan - Tribunnews
Rusdi memastikan tidak ada pelanggan yang menjadi korban karena warung sedang kosong saat kejadian.
Keterangan Rusdi merupakan kesaksian di lokasi. Polisi masih mencocokkannya dengan hasil penyelidikan dan pemeriksaan para saksi.
Baca juga: Polisi Buka Suara Kabar Kepala Rumah Tangga Eks Jampidsus Ditemukan Tewas di Kebayoran Baru
Bentrokan Berujung Korban dan Pembakaran
Berdasarkan penyelidikan sementara, bentrokan bermula di kawasan Matraman Dalam sebelum meluas ke Jalan Tambak I, Menteng.
Di lokasi bentrokan utama, massa diduga terlibat aksi saling serang. Bangunan semi permanen juga mengalami kerusakan dan sebagian terbakar.
Sejumlah sepeda motor yang berada di sekitar lokasi turut hangus terbakar.
Akibat bentrokan tersebut, K (23) meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan medis. Sementara DS masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Hingga Minggu sore, personel gabungan Polres Metro Jakarta Pusat, Polsek Menteng, Kodim 0501/Jakarta Pusat, serta personel bantuan kendali operasi (BKO) dari Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya masih disiagakan di lokasi.
Kondisi kawasan Jalan Tambak dilaporkan telah berangsur kondusif.
Polisi masih melanjutkan penyidikan untuk mengungkap peran masing-masing pihak dalam tiga klaster perkara tersebut. (Tribunnews.com/Kompas.com)