Saudi Aramco Menutup Kilang Minyak Jizan Berkapasitas 400.000 Barel per Hari, Usai Serangan Yaman - Liputan6
Ringkasan Berita:
- Pasukan Yaman menyatakan akan terus menekan Arab Saudi hingga blokade dicabut.
- Aramco menghentikan operasional Kilang Jizan berkapasitas 400.000 barel per hari akibat kerusakan.
- Perusahaan menargetkan perbaikan selesai dan operasi kembali normal pada 15 Agustus.
TRIBUNNEWS.COM - Saudi Aramco menutup Kilang Minyak Jizan sementara usai adanya serangan dari Yaman.
Kilang Jizan memiliki kapasitas pengolahan sekitar 400.000 barel minyak per hari.
Diktahui ketegangan antara Arab Saudi dan Yaman kembali meningkat setelah pasukan Yaman menyatakan akan terus melakukan serangan sebagai upaya menekan Riyadh agar mengakhiri blokade terhadap negara tersebut.
Pasukan Yaman menegaskan seluruh opsi masih terbuka dalam menghadapi apa yang mereka sebut sebagai agresi Arab Saudi, mengutip Al Mayadeen, Rabu (29/7/2026).
Baca juga: Iran Minta Arab Saudi Cabut Blokade Yaman, Sebut Gaza Lebih Mendesak
Sebagai respons atas serangan dan pembatasan yang berlanjut, mereka mengaku menargetkan jalur distribusi serta infrastruktur minyak milik Arab Saudi.
Serangan terbaru berdampak pada Kilang Jizan milik Saudi Aramco di barat daya Arab Saudi.
Berdasarkan catatan konsultan Industrial Info Resources yang dirilis pada Selasa (28/7/2026), Saudi Aramco memutuskan menghentikan sementara operasional kilang setelah fasilitas itu mengalami kerusakan akibat serangan balasan Yaman.
Serangan tersebut dilaporkan merusak kompleks Integrated Gasification Combined Cycle (IGCC) serta area tangki penyimpanan.
Sehingga memicu kebakaran yang masih berlangsung setelah insiden.
Laporan itu juga menyebut Saudi Aramco menargetkan seluruh pekerjaan perbaikan selesai dan operasional kilang kembali dimulai pada 15 Agustus.
(*)