Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Bahlil Lahadalia Berita Featured Solar Spesial

    Solar Nelayan Rp 15.000 Per Liter Segera Berlaku, Bahlil Siapkan Aturannya - Kompas

    4 min read

     

    KOMPAS.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan segera menerbitkan surat keputusan (SK) yang mengatur pemberian harga khusus solar bagi pengusaha nelayan.

    Pemerintah menetapkan harga solar sebesar Rp 15.000 per liter untuk nelayan yang mengoperasikan kapal berukuran 30 gross tonnage (GT) hingga 200 GT.

    Bahlil mengatakan, kebijakan tersebut diambil untuk membantu operasional nelayan di tengah kenaikan harga minyak dunia.

    "Kaitannya dengan itu kami akan segera buat surat keputusan dari ESDM untuk ditindaklanjuti," kata Bahlil dalam keterangan pers yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (14/7/2026).

    Antrean Mengular di SPBU: BBM Subsidi Jadi Primadona sampai Ditimbun untuk Dijual Lagi

    Baca juga: Airlangga: Harga Khusus Solar Nelayan Dibiayai BPDP, Bukan APBN

    Bahlil memastikan program itu tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

    Menurut dia, selisih harga solar akan dibiayai oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).

    Pemerintah juga akan menetapkan titik penyaluran BBM untuk mencegah penyalahgunaan.

    "Supaya jangan sampai niat baik dari pemerintah untuk bantu nelayan salah lagi dipergunakan. Ini akan kita jaga supaya implementasinya bisa dilakukan dengan baik," ujar Bahlil.

    Baca juga: Prabowo Restui Harga Solar Rp 15.000 untuk Nelayan Kapal 30-200 GT

    BPDP tanggung selisih harga

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, harga solar nonsubsidi saat ini mencapai Rp 21.300 per liter sehingga dinilai memberatkan pelaku usaha perikanan.

    "Untuk itu, pengusaha nelayan ini perlu diberikan harga kekhususan. Tadi dibahas harga yang disepakati Rp 15.000/liter," kata Airlangga.

    Pemerintah juga menetapkan harga acuan solar nonsubsidi sebesar Rp 18.600 per liter.

    Selisih harga sebesar Rp 3.600 per liter akan ditanggung BPDP.

    "Oleh karena itu, Pak Menteri ESDM akan mengeluarkan regulasi terkait dengan subsidi tersebut yang besarnya subsidi kira-kira Rp 3.600 itu akan dibiayai oleh BPDP," ujar Airlangga.

    Menurut dia, kebijakan harga khusus solar tersebut berlaku selama enam bulan dengan kuota sebanyak 400.000 ton.

    "Untuk kebijakan ini juga diberikan kuota untuk enam bulan ke depan sebesar 400.000 ton," kata Airlangga.

    Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul "Bahlil Segera Keluarkan SK Subsidi BBM Nelayan Rp 15.000/Liter, Ini Ketentuannya", Klik untuk baca: https://nasional.kontan.co.id/news/bahlil-segera-keluarkan-sk-subsidi-bbm-nelayan-rp-15000liter-ini-ketentuannya?source=home_terbaru

    Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Avanty Nurdiana

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Harga BBM Subsidi Dipastikan Tidak dan Stok Aman, Warga Diminta Setop Panic Buying

    Komentar
    Additional JS