552 KK Korban Gempa di Ngada Mengungsi, Ini Sederet Kebutuhan Mendesak - Kompas
NGADA, KOMPAS.com - Sebanyak 552 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengungsi akibat gempa magnitudo 7,7.
Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, ribuan pengungsi tersebut tersebar di 12 kecamatan terdampak.
"Data sementara 552 kepala keluarga yang mengungsi. Ada yang mengungsi mandiri dan di rumah keluarga," ujar Kepala BPBD Kabupaten Ngada, Yohanes Ghae dalam keterangan tertulis, Selasa (18/8/2026).
Baca juga: Kisah Saban Nelayan Ngada Korban Gempa NTT, Kakinya Tertimpa Tembok, Rumah Rusak Parah
Mereka kini sedang membutuhkan bantuan. Menurut Yohanes, kebutuhan mendesak bagi para pengungsi gempa saat ini sangat beragam.
Tiga Hari Pascagempa, Warga Reo Masih Trauma dan Bertahan di Tenda Seadanya
"Kebutuhan itu di antaranya tenda keluarga, tenda pleton, velbed," ujar Yohanes.
Baca juga: Dampak Gempa di Ngada NTT, 2.307 Rumah hingga Puluhan Kantor Pemerintahan Rusak
Kebutuhan lainnya adalah paket makanan, perlengkapan tidur, peralatan pemurnian air dan obat-obatan.
Ia menambahkan, saat ini Pemkab baru mendistribusikan bantuan ke empat kecamatan, yaitu Riung, Riung Barat, Aimere dan Bajawa.
Diberitakan sebelumnya, gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang sejumlah wilayah di NTT pada Sabtu (15/8/2026) pagi.
Gempa berpusat di Kabupaten Nagekeo. Titik gempa 30 km arah Timur Laut di kedalaman 15 km.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT
China Pantau Gempa NTT: Warganya Terluka, Beijing Siap Kirim Bantuan