Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Amran Sulaiman Bencana Berita Featured Gempa Bumi Lintas Peristiwa NTT Badan Pangan Spesial

    Amran: Badan Pangan Salurkan Bantuan Rp 100 Miliar untuk Korban Gempa NTT - Republika

    8 min read

     

    Amran ingin turun langsung untuk meninjau kondisi masyarakat.

    Rep: M. Nursyamsyi

    Sejumlah warga terdampak bencana gempa beristirahat di tenda pengungsian di Stadion Gelora Samador Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026). Data Kementerian Sosial mencatat hingga pukul 15.40 WIB, terdapat sekitar dua ribu jiwa dilaporkan terdampak bencana gempa bumi di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur.

    ANTARA FOTO/Mega Tokan Sejumlah warga terdampak bencana gempa beristirahat di tenda pengungsian di Stadion Gelora Samador Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026). Data Kementerian Sosial mencatat hingga pukul 15.40 WIB, terdapat sekitar dua ribu jiwa dilaporkan terdampak bencana gempa bumi di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman mengaku telah bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Amran berencana terbang ke lokasi terdampak bencana di NTT pada hari ini atau besok.

    "Baru kami mau berangkat hari ini atau besok, tapi bantuan kami sudah kirim sampai hari ini kurang lebih Rp100 miliar," ujar Amran saat konferensi pers di kantor Kementan, Jakarta, Selasa (18/8/2026).

    Amran mengatakan pemerintah tidak hanya mengandalkan laporan dari lapangan. Amran ingin turun langsung untuk meninjau kondisi masyarakat dan memastikan bantuan serta penanganan pascabencana berjalan dengan baik.

    "(Bantuan) baru beras, kemungkinan nanti minyak goreng, tapi kami turun ke lapangan langsung," ucapp Amran.

    Menurut Amran, dana bantuan tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan untuk penanganan bencana. Ia menegaskan bantuan yang dikirin bukan berasal dari donasi.

    "Itu dari APBN, itu dari anggaran untuk bencana itu di Bapanas," lanjut dia.

    Amran mengatakan pemerintah langsung mengambil keputusan untuk menyalurkan bantuan pangan, meski bencana terjadi pada Sabtu yang merupakan hari libur. Ia pun meminta Bulog segera menyediakan dan menyalurkan beras bagi masyarakat terdampak bencana.

    "Bencana hari Sabtu hari libur kan, hari Sabtu langsung kami ambil keputusan yang butuh beras Bulog, kami telepon Dirut Bulog yang butuh beras diberi, nanti tanda tangannya menyusul," ungkap Amran.

    Amran menegaskan pertimbangan kemanusiaan harus menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana. Oleh karena itu, dia menilai proses administrasi tidak boleh menghambat penyaluran makanan kepada masyarakat terdampak.

    "Malam baru saya tanda tangan karena ini kemanusiaan nggak boleh ditunda, makan itu nggak boleh ditunda. Jadi administrasinya menyusul, tapi kami sudah tanda tangan semua," sambung Amran.

    Selain memastikan bantuan segera sampai kepada korban, lanjut Amran, Amran juga menjamin penguatan stok beras di NTT dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak bencana.

    "Ini kalau dihitung ada lima kali lipat, stok kita 5,2 juta ton, insya Allah aman," kata Amran. 

    Berita Terkait

    Stimulus Ekonomi Tahap II Rp26,34 Triliun, Mampu Jaga Daya Beli?

    Finansial - 3 jam yang lalu

    Kemenhub: Bandara di Flores dan Sekitarnya Tetap Beroperasi

    Bisnis - 4 jam yang lalu

    Bantu Korban Gempa NTT Wujud Islam Rahmatan Lil Alamin, MUI: Tolong Menolong tak Dibatasi Agama

    Khazanah Indonesia - 4 jam yang lalu

    Enam Pesawat TNI AU Terbangkan 81,3 Ton Bantuan ke NTT

    Nasional News - 6 jam yang lalu

    Amran Copot 14 Pejabat Kementan, Diduga Terkait Penyimpangan Miliaran Rupiah

    Pertanian - 8 jam yang lalu

    Komentar
    Additional JS