Bantah Isu Ajukan Diri Jadi Gubernur BI, Purbaya: Setiap Bursa Nama Saya Pasti Masuk - Inilah
Senin, 3 Agustus 2026 - 19:10 WIB
Share
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa (no2 dari kiri) usai rapat KKSK di Kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Jakarta, Senin (3/8/2026). (Foto: Inilah.com/Clara Anna).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
KecilBesar
Isu Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bakal mengisi kursi Gubernur Bank Indonesia (BI), menggantikan Perry Warjiyo, akhirnya terjawab.
Dia menegaskan, tidak ada minat untuk masuk ke BI, apalagi menjabat sebagai Gubernur BI. "Enggak," ujar Purbaya kepada wartawan, di Kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Jakarta, Senin (3/8/2026).
Purbaya mengakui, isu tersebut bukan hal baru. Namanya selalu dikaitkan dengan bursa calon Gubernur BI. Karena, ujungnya tidak akan ada namanya. "Kalau setiap bursa itu, nama saya selalu masuk ke mana-mana. Tapi enggak pernah jadi. Jadi saya di sini (Menteri Keuangan), sudah syukur," tegas dia.
DPR Menunggu Nama dari Prabowo
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi XI DPR, Dolfie Othniel Frederic mengatakan proses penunjukan Gubernur definitif BI masih menunggu nama yang diajukan Presiden Prabowo Subianto. Nama itu masuk ke DPR untuk menjalani tes uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di Komisi XI DPR.

"Sesuai Undang-Undang, Presiden akan mengusulkan calon Gubernur BI untuk mendapatkan persetujuan Komisi XI DPR RI," ujar Dolfie kepada wartawan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Politikus PDIP itu, menegaskan, hingga kini, Komisi XI DPR belum menerima nama yang diusulkan. Sehingga belum ada penugasan Komisi XI DPR menggelar fit and proper test dalam waktu dekat.
"Saat ini, sepengetahuan saya di Komisi XI DPR, belum mendapatkan penugasan dari Bamus (Badan Musyawarah) DPR untuk melakukan fit and proper test," kata dia.
Misteri Perry Warjiyo Mundur
Informasi saja, Gubernur BI Perry Warjiyo resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Minggu (26/7) lewat surat yang diterima Presiden Prabowo Subianto.
Keesokan harinya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menggelar konferensi pers di Kantor BI, Jakarta Pusat, mengumumkan ihwal mundurnya Perry.

“Per kemarin secara resmi kami menerima surat pengunduran diri dari Gubernur Bank Indonesia kepada Bapak Presiden, dengan alasan pribadi,” kata Prasetyo.
Selanjutnya, Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 26 Juli 2026 menetapkan Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti menjadi pejabat sementara Gubernur BI.
Keputusan tersebut sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang (UU) tentang BI, yang menyatakan bahwa jika posisi gubernur BI kosong, atau berhalangan tetap, maka jabatannya otomatis diisi Deputi Gubernur Senior.
0 suka
0 bookmark
![]()
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
Share




