Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Bencana Berita Featured Gempa Bumi Lintas Peristiwa NTT Spesial

    Dapur Darurat Minim, Pengungsi Gempa NTT Memasak Sendiri di Tenda Masing-masing - Kompas

    2 min read

     


    MANGGARAI, KOMPAS.com - Posko Pengungsian di Kampung Barangkolong, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), kini dihuni lebih dari 1.300 pengungsi bencana gempa M 7,7. Meski demikian, dapur darurat di posko pengungsian itu masih minim.

    Kondisi itu membuat kebutuhan makan para pengungsi, petugas dan relawan tak bisa terpenuhi. Hingga Rabu (19/8/2026), hampir semua pengungsi di posko tersebut terpaksa memasak sendiri di tenda masing-masing.

    "Waktu awal-awal kami harus tunggu sampai tengah malam untuk dapat makan malam," kata Nursiah (45) kepada Kompas.com, Rabu (19/8/2026).

    Baca juga: 4 Malam Mengungsi Usai Gempa NTT, Warga Reo Keluhkan Air Bersih hingga Tak Ada Listrik

    Dengan kondisi tersebut, warga terpaksa memasak sendiri di tenda pengungsian. Mereka memasak nasi, sayur dan mi instan yang dibagikan untuk makan sehari-hari.

    Media Asing Soroti Indonesia, Rayakan HUT RI di Tengah Duka Gempa NTT

    "Dari hari pertama kita dikasih mi terus. Tidak ada telur," lanjut dia.

    Baca juga: Bantu Mahasiswa NTT Terdampak Gempa, Gubernur DI Yogyakarta Kenang Tradisi di Era HB IX

    Pantauan Kompas.com pada Rabu siang, dapur pengungsian ditempatkan di salah satu sisi posko. Terdapat beberapa perempuan yang memasak dan dibantu sejumlah anggota TNI dan Polri. Mereka memasak menggunakan tungku api.

    Makanan yang dimasak terdiri dari nasi, sayur dan lauk. Sebelum dibagikan, makanan tersebut dibungkus di dalam kertas untuk dibagikan.

    Camat Reok, Rita Udin mengatakan, sejak awal pihaknya sudah mengajukan pembangun dapur yang layak untuk pengungsian. Namun, hingga hari ke-5 bencana gempa, posko masih menggunakan dapur darurat.

    "Dari hari kedua kita ajukan soal dapur ke BNPB. Tidak ada yang respons," ucapnya.

    Ia mengatakan, saat ini bahan makanan yang dimasak di dapur berasal dari donasi-donasi yang datang. Ia pun mengakui persedian makanan dari dapur tidak bisa memenuhi kebutuhan semua pengungsi, petugas dan relawan.

    Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

    Kondisi NTT Setelah Diguncang Gempa M 7,7

    Komentar
    Additional JS