Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Bencana Berita Featured Gempa Bumi Lintas Peristiwa NTT Spesial

    Gempa NTT Lumpuhkan 113 Desa, DPR Desak Percepatan Pemulihan Infrastruktur - Kompas

    4 min read

     

    KUPANG, KOMPAS.com — Pasca-gempa bumi yang melanda Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), desakan agar roda pelayanan dasar masyarakat segera pulih mengalir deras.

    Anggota DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), meminta pemerintah pusat dan daerah mempercepat rekonstruksi fasilitas publik serta infrastruktur yang lumpuh di 113 desa yang tersebar di 13 kecamatan.

    Menurut BHS, pemulihan ini krusial agar aktivitas sosial serta ekonomi warga kembali normal.

    Baca juga: Gempa Susulan Berpotensi Picu Longsor, Jalan di NTT Dipantau 24 Jam

    Penegasan tersebut disampaikan usai ia meninjau langsung Posko Utama Gempa Kabupaten Nagekeo setelah berkoordinasi dengan kepala daerah setempat, BNPB, jajaran TNI-Polri, hingga Kementerian Pertahanan.

    Pernyataan Kepala BNPB soal Gempa Susulan yang Masih Melanda NTT

    Fokus Rekonstruksi dan Pengawalan ke Pusat

    Kerusakan masif akibat guncangan gempa mencakup berbagai sektor vital, mulai dari bangunan sekolah, rumah sakit, tempat ibadah, jaringan jalan, fasilitas pelabuhan, hingga pemukiman warga.

    Meski memuji gerak cepat aparat dalam membuka kembali akses jalan yang sempat tertutup, BHS mengingatkan bahwa tantangan besar masih ada di depan mata.

    Sebagai wakil rakyat di Senayan, BHS berkomitmen untuk mengawal dan membawa langsung aspirasi masyarakat Nagekeo ke meja kementerian terkait.

    Baca juga: Darurat Infrastruktur NTT, 94 Titik Kerusakan dan 75 Longsoran

    Koordinasi lintas sektor ini rencananya akan melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan, serta kementerian yang membawahi sektor UMKM.

    Tak hanya di Nagekeo, peninjauan lapangan juga dilakukan di Terminal Maumere yang mengalami kerusakan cukup parah.

    BHS mendorong dilakukannya audit dan evaluasi konstruksi secara komprehensif dengan melibatkan pakar, termasuk ahli dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), guna memastikan faktor penyebab kerusakan secara objektif.

    Baca juga: Menteri Dody Tegaskan Kementerian PU Siap Tangani Infrastruktur Terdampak Gempa NTT

    Gotong Royong dan Penyaluran 60 Ton Bantuan

    Di tengah masa pemulihan, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha turut meringankan beban para penyintas.

    Sebanyak 60 ton bantuan logistik dan kebutuhan pokok yang diangkut melalui 12 armada truk berhasil disalurkan berkat kolaborasi PT Dharma Lautan Utama (DLU) bersama para mitra.

    Bantuan tersebut langsung didistribusikan kepada ribuan warga terdampak yang mengungsi di dua titik utama, yakni Lapangan Danga dan Lapangan Marapokot.

    Baca juga: Jalan Pulau Palue NTT Kembali Tembus, 13 Titik Longsor Disapu Bersih

    Selain itu, kondisi infrastruktur pelabuhan dan dermaga di Marapokot turut menjadi catatan penting yang langsung dilaporkan kepada Dirjen Perhubungan Laut serta Dirut ASDP demi kelancaran arus logistik ke depannya.

    Mengakhiri kunjungannya, BHS menyampaikan belasungkawa mendalam bagi keluarga korban jiwa serta doa kesembuhan bagi warga yang mengalami luka-luka.

    Ia berharap seluruh proses pemulihan infrastruktur maupun rumah warga dapat disegerakan agar denyut kehidupan di Nagekeo kembali pulih seutuhnya.

    Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

    Tiga Hari Pascagempa, Warga Reo Masih Trauma dan Bertahan di Tenda Seadanya

    Komentar
    Additional JS