Kabar Bank Indonesia Bakal di Bawah Kemenkeu, Purbaya Jelaskan Begini - Inilah
Senin, 3 Agustus 2026 - 20:12 WIB
Share
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (31/7/2026).(Foto: inilah.com/Vonita Betalia)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
KecilBesar
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa merespons rumor terkait Bank Indonesia (BI) bakal berada di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Purbaya mengaku belum pernah mendengar informasi tersebut. "Kalau itu (BI di bawah Kemenkeu), saya kayaknya belum pernah dengar, malahan. Anda dapat bocoran dari mana," ujar Purbaya kepada wartawan, di Kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Jakarta, Senin (3/8/2026).
Purbaya menegaskan, terlalu dini untuk membicarakan rumor tersebut. Saat ini, Bank Indonesia (BI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) terus memperbaiki kinerja, agar kebijakan yang dibuat bisa saling bersinergi. "Yang bilang siapa? Nanti kita lihat lah perkembangannya seperti apa. Terlalu dini," kata dia.
"Jadi gini, ketika keadaan seperti ini, kurang baik mengubah sistem yang ada, yang penting adalah perbaiki kinerjanya kita semua itu. Kita lebih dekat dengan BI, OJK, LPS, dan keuangan supaya kebijakannya lebih sinergis, gitu aja. Itu yang dikejar mungkin," jelas dia.
Belakangan muncul pandangan terkait independensi BI yang seolah-olah mulai dipreteli Undang-Undang (UU) Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).
Namun, pandangan tersebut buru-buru dibantah Purbaya. Ditegaskan, independensi BI justru terakomodasi dalam UU P2SK. Namun bank sentral tetap harus dalam pengawasan.
“Saya pernah tanya ke anggota DPR, kenapa sih seperti itu. Mereka bilang gini, kalau Menteri Keuangan, Presiden saja bisa dikasih warning keras oleh DPR. Nah, kenapa bank sentral enggak? Itu aja. Tapi ini kalau dijalankan secara transparan, saya kira enggak masalah itu,” kata dia.
0 suka
0 bookmark
![]()
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
Share




