Lapor ke Prabowo, Kepala BNPB Ungkap Terjadi 7.259 Gempa Susulan di NTT - Kompas
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan laporan 7.259 gempa susulan yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Laporan tersebut disampaikan Suharyanto kepada Presiden RI Prabowo Subianto dalam rapat penanganan bencana NTT yang disiarkan langsung di YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (26/8/2026).
"Hari ini sebetulnya Bapak Kepala BMKG sudah punya data lagi. Ini kemarin saja datanya untuk gempanya 7.259 kali Bapak Presiden," ujar Suharyanto kepada Prabowo, Rabu.
Prabowo lalu memastikan kembali angka tersebut saat mendengarkan laporan Suharyanto.
[FULL] Prabowo Dengar Laporan BNPB dan Tinjau Karhutla di Kalimantan Barat
"Gempa?" tanya Prabowo.
Baca juga: Lapor ke Prabowo, Kapolri Sebut Polisi Urunan untuk Korban Gempa NTT, Terkumpul Rp 12,68 M
"Gempa, Bapak Presiden. Kemarin sampai jam 5 sore itu masih terjadi gempanya 7.259 kali," jawab Suharyanto.
Prabowo kemudian menanyakan kembali apakah angka tersebut merupakan jumlah gempa dalam satu hari.
"Satu hari saja?" tanya Prabowo.
Suharyanto lantas menuturkan, data tersebut merupakan akumulasi gempa susulan yang tercatat sejak 15-25 Agustus 2026.
"Dalam kurun waktu dari mulai tanggal 15 sampai hari kemarin Bapak Presiden," kata Suharyanto.
Meski frekuensi gempa susulan tercatat sangat tinggi, Suharyanto menyebut tidak ada lagi gempa dengan kekuatan seperti gempa utama.
Baca juga: Pangdam Udayana Lapor ke Prabowo: 5 Yon TP Dikerahkan Bantu Korban Gempa NTT
Oleh karena itu, Suharyanto menyebut gempa susulan yang menjadi pemicu masyarakat mengalami ketakutan dan trauma.
"Jadi sebetulnya jumlah pengungsi yang nanti yang banyak ini bukan karena terdampak gempa secara langsung, tetapi karena gempa susulannya banyak, mereka ketakutan dan juga ada beberapa isu dari media sosial yang menyatakan bahwa akan ada gempa susulan yang lebih besar, bahkan ada tsunami," jelas Suharyanto.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT
Batas akses KARIN
Kamu sudah mencapai batas akses KARIN.
Gabung membership Kompas.com+ MAX untuk bertanya lebih banyak dan memahami berita dengan lebih leluasa.
Khusus Member
Akses Tanya Langsung Tersedia untuk Member
Gabung membership Kompas.com+ MAX untuk bertanya lebih banyak dan memahami berita dengan lebih leluasa.
Instruksi Prabowo: Gerak Cepat Tangani Gempa NTT, Pastikan Warga Dapat Bantuan