Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    MENGHUBUNGKAN TRANSMISI...
    Home Berita Featured Kasus Ponorogo Spesial

    Menikah 4 Tahun, Suami Istri di Ponorogo Jatim Bongkar Toko Usai Cerai - Tribunnews

    5 min read

     


    Ringkasan Berita:
    • Toko usaha pasutri di Ponorogo mendadak dibongkar setelah keduanya sepakat bercerai akibat persoalan rumah tangga.
    • Dugaan perselingkuhan suami disebut memicu konflik, mediasi gagal, sedangkan bangunan berdiri di tanah keluarga laki-laki.
    • Warga kaget karena alat berat datang tiba-tiba, barang toko dipindahkan sebelum bangunan diratakan dengan tanah.

    TRIBUNNEWS.COM, PONOROGO - Sebuah toko yang menjadi tempat usaha pasangan suami istri (pasutri) berlokasi di Desa Watubonang, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur (Jatim) mendadak dibongkar.

    Toko tersebut dibongkar setelah pasangan suami istri tersebut bercerai

    Pembongkaran toko dengan alat berat itu sempat viral di media sosial (medsos) Tiktok. Dengan berbagai macam narasi.

    Toko yang semula dengan ukuran 5 meter kali 7 meter yang sebelumnya berdiri kokoh kini rata dengan tanah

    Informasi dihimpun pembongkaran dilakukan oleh pihak perempuan (istri) pada Jumat (7/8/2026) siang dan Sabtu (8/8/2026) pagi. Sebelum diratakan dengan tanah, isi di dalam toko dikeluarkan dan dipindah ke rumah orangtua pihak perempuan.

    Sebelumnya, toko tersebut menjual Alat Tulis Kantor (ATK). Juga melayani fotokopi maupun lainnya.

    Pembongkaran tersebut disebut terjadi setelah perselisihan keluarga yang dipicu dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh pihak pria (suami).

    “Diratakan Jumat kemarin. Ya informasi yang kami dapat ada orang ketiga,” ungkap Kepala Dusun Gulun, Desa Watugede, Firmansyah. Senin (10/8/2026),

    Dia mengatakan, pasangan tersebut telah menikah sekitar empat tahun. Namun, hubungan rumah tangga mereka belakangan dilanda persoalan.

    Permasalahan tersebut,  kedua belah pihak sepakat bercerai. Perselisihan tersebut bermula setelah sang istri mengetahui dugaan perselingkuhan yang dilakukan pihak suami. Upaya mediasi sempat dilakukan, tetapi tidak menemukan titik temu.

    Baca juga: Ruben Onsu Dituding Selingkuh oleh Sarwendah, Sahabat Beberkan Tabiat Asli sang Presenter

    “Inti dari masalahnya itu perselingkuhan, terus ketahuan sama istrinya. Sudah dimediasi, tapi tidak ada titik temu, akhirnya kedua belah pihak sepakat untuk bercerai,” ujar Firmansyah.

    Karena bercerai, keluarga laki-laki ingin menarik tanah miliknya yang dibuat untuk mendirikan toko. Pun pihak perempuan diduga sakit hati, hingga mendatangkan alat berat

    Tanah tempat bangunan berdiri disebut merupakan milik pihak keluarga laki-laki, sementara bangunan dan usaha beserta isinya merupakan milik pihak perempuan.

    “Kalau kabar-kabarnya pihak laki-laki tidak apa-apa diteruskan di sini, cuma ada salah satu keluarga yang memang meminta rata bangunannya. Akhirnya dikembalikan, dibongkar,” jelasnya.

    Sementara itu, pihak perempuan disebut sudah tidak bersedia melanjutkan usaha maupun tinggal di lokasi tersebut setelah rumah tangganya berakhir.

    “Ya, inti dari masalahnya itu perselingkuhan, terus ketahuan sama yang istri, yang perempuan. Jadi, memang sudah mediasi, terus tidak ada titik temu, akhirnya kedua belah pihak sepakat untuk bercerai. Itu info yang saya bisa sampaikan,” pungkasnya.

    Warga Kaget

    Warga Desa Watubonang, Kecamatan Badegan kaget dengan pembongkaran toko tersebut.

    Ketua RT setempat, Arif, mengatakan pembongkaran itu dilakukan secara mendadak. Warga bahkan baru mengetahui adanya pembongkaran setelah alat berat tiba di lokasi.

    Baca juga: Penyesalan Ayah di Kendari setelah Rudapaksa Anak Selama 3 Tahun, Istri Alami KDRT

    “Tiba-tiba ya warga ya bingung kok enggak ada ininya kok tiba-tiba dibongkar, enggak tahu permasalahannya,” ungkap Ketua RT setempat, Arif, Senin sore.

    Menurut Arif, informasi yang beredar di lingkungan warga menyebut pembongkaran berkaitan dengan persoalan rumah tangga pasangan tersebut.

    Sebelum bangunan diratakan, barang-barang yang berada di dalam toko telah dikeluarkan dan dipindahkan ke rumah pihak perempuan.

    “Tanahnya itu milik keluarga laki-laki. Sebelum dibongkar, baran-barang dibawa ke tempat istri semua. Kan miliknya istri. Suaminya cuma milik ini tanah tanahnya saja,” paparnya.

    Arif mengaku terkejut melihat toko tersebut dibongkar. Sebab, selama ini ia tidak mengetahui adanya persoalan serius dalam rumah tangga pasangan tersebut.

    “Enggak ada ini. Enggak ada masalah. Terus tiba-tiba kok begini gimana, Mbak? Ya kaget, mbak. Kan biasanya tenang-tenang aja, tiba-tiba ada kayak gini kan juga bingung,” urainya.

    Ia mengatakan toko tersebut biasanya dijaga secara bergantian oleh pasangan suami istri itu.

    Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Istri Bongkar Toko Pakai Alat Berat di Ponorogo, Warga Kaget: Selama Ini Pasutri Terlihat Harmonis

    Komentar
    Additional JS