Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Jakarta Madura Pramono Anung Spesial

    Pesan Pramono ke Warga Madura: Jaga Jakarta - Kumparan

    9 min read


    kumparanNEWS 19 Agustus 2026 13:05 WIB·waktu baca 4 menit Ikuti kumparan di Google Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai menghadiri pelantikan Pengurus DPW dan DPC IKAMA se-DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (19/8/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendorong masyarakat Madura yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) untuk terlibat menjaga keamanan dan pembangunan Ibu Kota.

    Hal itu disampaikan Pramono saat menghadiri pelantikan pengurus DPW dan DPC IKAMA se-Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (19/8).

    “Bapak, Ibu, Saudara-saudara sekalian, sekali lagi saya mengharapkan teman-teman IKAMA terlibat secara langsung untuk selalu menjaga Jakarta. Untuk menjaga Jakarta,” ujar Pramono dalam sambutannya.

    Menurut Pramono, semangat tersebut sejalan dengan filosofi masyarakat Madura yang menjunjung nilai Bhuppa’ Bhabhu’ Ghuru Ratua yang memiliki arti Bapak, Ibu, Guru, Ratu atau Pemimpin.

    Pramono menilai filosofi tersebut menjadi salah satu alasan IKAMA mampu bertahan dan berkembang selama puluhan tahun.

    “Dan dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa harus bersama dengan pemimpin setempat. Itulah yang dimiliki oleh masyarakat Madura atau IKAMA ini yang menurut saya kenapa dalam usia 52 tahun, IKAMA sampai dengan hari ini itu berkembang dan juga terus menjadi kekuatan modal sosial bagi Jakarta,” tuturnya.

    Sementara, Ketua DPP IKAMA Muhammad Rawi mengatakan pihaknya siap bersinergi dengan Pemprov DKI Jakarta maupun organisasi masyarakat lainnya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Ibu Kota.

    “Kita sinergi Bapak Gubernur dengan ormas DKI. Banyak ormas yang berhimpun untuk membangun atau meringankan beban pemerintah jika ada sesuatu yang akan mengganggu Jakarta maka IKAMA bersama ormas yang lainnya bersatu-padu untuk menjaga keamanan ketertiban di DKI Jakarta,” kata Rawi.

    Ia juga meminta seluruh komunitas Madura di Jakarta mendukung program pemerintah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Menurut Rawi, anggota IKAMA yang baru dilantik berasal dari berbagai bidang usaha. Mulai dari pengolahan limbah hingga pelaku Warung Madura yang tersebar di Jakarta dan wilayah Jabodetabek.

    “Tadi yang dilantik Jakarta Utara pengolahan limbah, Warung Madura semua yang aktif di jajaran DKI Jakarta ini bukan pengangguran, insyaallah meringankan beban Pemprov DKI Jakarta,” ujarnya.

    Warung Madura yang dijaga Eka di daerah Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Foto: Retyan Sekar Nurani/kumparan

    Pramono Sebut Warga Madura Ikuti Perkembangan Industri

    Pramono juga menyinggung dinamika keberadaan masyarakat Madura di Jakarta. Menurutnya, masyarakat Madura selama ini turut mengikuti perkembangan industri di berbagai wilayah.

    Ketika pusat industri berada di Jakarta, kata Pramono, banyak masyarakat Madura berada di Ibu Kota. Namun, ketika sejumlah pabrik dan perusahaan berpindah ke Jawa Barat dan Banten, sebagian masyarakat Madura ikut berpindah.

    “Saya yakin Pak Haji Rawi, anggota IKAMA di Jakarta ini secara jumlah mungkin tetap. Tetapi karena beberapa usaha ataupun perusahaan ataupun pabrik dan sebagainya itu pindah ke Jawa Barat, ke Banten dan sebagainya, kalau dihitung pasti berbeda,” kata Pramono.

    Meski demikian, ia menilai perpindahan tersebut tidak menghilangkan solidaritas masyarakat Madura.

    “Jumlahnya pasti mengalami pengurangan, tetapi tidak menghilangkan ikatan solidaritas yang kuat di IKAMA ini,” lanjutnya.

    IKAMA Siap Gelar Budaya Madura saat HUT 5 Abad Jakarta

    Dalam kesempatan itu, Rawi mengatakan organisasinya telah beberapa kali menggelar pertunjukan budaya Nusantara.

    Ia berharap pada perayaan HUT ke-500 tahun Jakarta tahun depan, IKAMA dapat dilibatkan untuk menghadirkan gelar budaya Nusantara, termasuk atraksi karapan sapi.

    “Mudah-mudahan nanti tahun depan HUT DKI Jakarta diajak kami, kami siap untuk mendatangkan gelar budaya Nusantara dan karapan sapi,” ujar Rawi.

    Dalam sambutannya, Pramono juga mengapresiasi kontribusi masyarakat Madura terhadap perekonomian Jakarta.

    Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Jakarta saat ini mencapai 5,52 persen, sedangkan kontribusi Jakarta terhadap GDP nasional mencapai 13,32 persen.

    Namun, di balik capaian tersebut, Pramono mengaku masih mengkhawatirkan tingginya ketimpangan ekonomi di Jakarta.

    “Yang membuat saya selalu ada kekhawatiran dan selalu menjadi pikiran saya adalah apa yang disebut dengan Gini Ratio, yaitu perbandingan antara orang kaya dan orang tidak mampu Jakarta juga paling tinggi. Sekarang ini 0,432,” kata dia.

    Karena itu, Pramono menegaskan pemerintah akan tetap memprioritaskan pendidikan dan kesehatan agar masyarakat berpenghasilan rendah tidak tertinggal.

    Di lain sisi, Rawi mengatakan Warung Madura telah menyebar di berbagai wilayah Jabodetabek. Ia berharap pemerintah juga melibatkan IKAMA dalam pembahasan mengenai hak ekonomi UMKM.

    “Alhamdulillah Warung Madura menyebar ke seluruh Jabodetabek komunitasnya cukup besar. Ini juga meringankan beban pemerintah dan insyaallah apabila kami diajak untuk memikirkan hak ekonomi UMKM karena ada koperasi sejak tahun 91 didirikan,” katanya.

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai menghadiri pelantikan Pengurus DPW dan DPC IKAMA se-DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (19/8/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

    Pramono Siap Salurkan 5 Ambulans untuk IKAMA

    Selain itu, Pramono juga menyetujui permintaan bantuan ambulans untuk organisasi tersebut.

    Ia meminta jajarannya menyiapkan satu ambulans untuk masing-masing lima wilayah IKAMA di Jakarta.

    “Pak Fajar, tolong disampaikan sama Pak Fani itu, untuk khusus IKAMA lima daerah ini kita carikan ambulans satu-satu ya,” kata Pramono.

    Pramono menilai bantuan ambulans sesuai dengan kontribusi IKAMA di bidang sosial dan kesehatan.

    Sebelumnya, Rawi menyebut IKAMA telah memiliki lima ambulans yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia. Ia berharap Pemprov DKI dapat membantu menambah armada ambulans untuk komunitas IKAMA di Jakarta.

    “Ambulans ada lima tapi tebar seluruh Indonesia. Kalau Bapak Gubernur biasanya menyampaikan, ‘Pak Rawi, saya mau titip ambulans,’ gitu pasti dijalankan,” ujar Rawi.

    Komentar
    Additional JS