Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    MENGHUBUNGKAN TRANSMISI...
    Home Bank BCA Berita Featured Keuangan Robert Budi Hartono Spesial

    Robert Budi Hartono Resmi Jadi Pengendali Tunggal BCA - Kompas

    4 min read

     

    JAKARTA, KOMPAS.com – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) resmi memiliki satu Pemegang Saham Pengendali Terakhir (PSPT). Robert Budi Hartono kini menjadi pengendali tunggal bank swasta terbesar di Indonesia tersebut setelah Bambang Hartono meninggal dunia.

    Perubahan itu telah dicatat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Surat Nomor SR 21/PB.333/2026 tertanggal 29 Juli 2026. BCA menerima surat tersebut pada 30 Juli 2026.

    Corporate Secretary BCA Rudy Budiardjo mengatakan, perubahan pengendalian terjadi setelah meninggalnya Bambang Hartono yang merupakan salah satu pemegang saham PT Dwimuria Investama Andalan (DIA), perusahaan pengendali BCA.

    Sebelumnya, PT DIA dikendalikan bersama oleh Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono. Setelah Bambang Hartono wafat, pengendalian PT DIA sepenuhnya berada di tangan Robert.

    Sudaryono Berhentikan 261 Pegawai dan Tutup 833 Dapur MBG

    "Dengan perubahan di tingkat perusahaan induk tersebut, Robert resmi menjadi Pemegang Saham Pengendali Terakhir (PSPT) BCA secara tunggal," demikian keterbukaan informasi BCA yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (31/7/2026).

    Baca juga: Pesan Bos BCA untuk Pengganti Perry: Bantu Pertumbuhan Ekonomi RI Lebih Baik

    Kepemilikan saham tetap

    Rudy menegaskan perubahan tersebut tidak disertai perubahan komposisi kepemilikan saham Robert Budi Hartono di PT DIA.

    Porsi kepemilikannya tetap 51 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

    Perubahan yang terjadi hanya berkaitan dengan struktur pengendalian setelah meninggalnya Bambang Hartono.

    Operasional BCA dipastikan tidak berubah

    Manajemen BCA memastikan perubahan pengendali terakhir tidak berdampak terhadap kegiatan operasional maupun kondisi keuangan perseroan.

    "Informasi atau fakta material yang diungkapkan tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi dan kinerja keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan," tulis Rudy.

    Baca juga: BCA Bukukan Laba Bersih Rp 29,5 Triliun Sepanjang Semester I 2026

    BCA juga memastikan layanan kepada nasabah dan kegiatan usaha tetap berjalan seperti biasa.

    Perubahan tersebut hanya bersifat administratif pada tingkat pemegang saham pengendali.

    Sementara itu, saham BBCA ditutup melemah 1,94 persen ke level Rp 6.325 per saham pada perdagangan Jumat (31/7/2026).

    Meski turun pada hari itu, saham BBCA masih menguat 1,61 persen dalam lima hari terakhir.

    Data perdagangan juga menunjukkan investor asing mencatatkan jual bersih (net sell) sebesar Rp 100,4 miliar pada saham BBCA hingga penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

    Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul "Resmi! Robert Budi Hartono Jadi Pengendali Tunggal BCA Usai Bambang Wafat", Klik untuk baca: https://keuangan.kontan.co.id/news/resmi-robert-budi-hartono-jadi-pengendali-tunggal-bca-usai-bambang-wafat?source=home_headline

    Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Habiburokhman Semprot Propam soal Dugaan Permintaan Rp 50 Juta ke Keluarga Tersangka Penimbun BBM

    Komentar
    Additional JS