Sisihkan Koin dari Uang Jajan, Siswa SDN 1 Ngrupit Kirim Kepedulian untuk NTT - Kompas
PONOROGO, KOMPAS.com – Sejumlah siswa SDN 1 Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, rela menyisihkan uang jajannya untuk berdonasi bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Uang koin dan lembaran rupiah yang biasanya digunakan untuk membeli jajanan dikumpulkan siswa melalui kegiatan donasi yang digelar di lingkungan sekolah, Jumat (21/8/2026).
Para siswa terlihat antusias memasukkan uang yang mereka bawa ke tempat donasi yang telah disediakan. Ada yang membawa uang koin, ada pula yang menyisihkan uang kertas.
Warga Manggarai Timur Beribadah di Area Terbuka Setelah Gempa Dahsyat
Baca juga: 1.378 Sekolah di Flores Rusak akibat Gempa, 923 Masih Libur Sementara
Meski nominal yang diberikan tidak besar, para siswa tampak senang dapat ikut membantu korban bencana di NTT.
Kepala SDN 1 Ngrupit Prema Kartika Intansari mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program bertema "Juara: Rajut Doa dan Peduli Sesama".
“Kami doa bersama untuk mendoakan korban bencana gempa yang ada di NTT. Kami juga melaksanakan amal atau santunan untuk korban di NTT, seperti itu,” ujarnya ditemui di lingkungan sekolah, Jumat (21/8/2026).
Prema mengatakan, siswa sengaja dilibatkan secara langsung dalam pengumpulan donasi agar mereka tidak hanya memahami kepedulian melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman berbagi.
“Harapannya kegiatan ini menanamkan rasa empati dan juga simpati anak-anak terhadap sesama manusia, yaitu utamanya untuk saat ini saudara-saudara yang ada di NTT,” imbuhnya.
Selain mengumpulkan donasi, para siswa mengikuti shalat dhuha dan doa bersama untuk korban gempa di NTT. Mereka juga mengikuti kegiatan mewarnai dengan tema NTT.
Menurut Prema, rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi pengalaman yang membekas dan menjadi bekal bagi siswa ketika dewasa.
“Nanti bisa menjadi bekal mereka. Bukan hanya teori saja yang kami ajarkan terkait kepedulian itu, tapi juga pengalaman yang mungkin bisa bermakna bagi mereka di masa depan,” ucapnya.
Baca juga: BMKG Catat 4.728 Gempa Susulan Guncang Flores, Diperkirakan Berlangsung hingga 4 Pekan ke Depan
Rela sisihkan uang jajan
Salah satu siswa SDN 1 Ngrupit, Yasmin Adeliana, mengatakan, dirinya sengaja menyisihkan uang saku untuk membantu korban bencana di NTT.
Yasmin mengetahui kabar mengenai gempa di NTT melalui media sosial dan pemberitaan di televisi.
“Uang saku saya sisihkan untuk membantu saudara-saudara yang terkena musibah di NTT,” ujar Yasmin.
Baca juga: "Beban Hidup Lebih Berat daripada Beban Bus", Canda Ibu-ibu Saat Lomba Tarik Bus di Kalideres Jakbar
Sebelum berdonasi, Yasmin bersama teman-temannya mengikuti shalat dhuha dan doa bersama. Uang yang disumbangkan berasal dari uang jajan yang mereka sisihkan.
“Untuk peduli korban bencana alam di NTT. Harapannya semoga korban bencana di NTT terbantu dari donasi uang jajan kami,” katanya.
Bagi para siswa SDN 1 Ngrupit, uang yang mereka sumbangkan mungkin tidak seberapa. Namun, dari uang jajan yang disisihkan, mereka belajar bahwa kepedulian terhadap sesama dapat dimulai dari hal sederhana yang dimiliki.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga Hadir Terdepan Membawa Energi dan Kepedulian untuk Warga Flores
Kegiatan tersebut juga menjadi pembelajaran di luar kelas bagi para siswa untuk memahami arti berbagi dan membantu orang lain yang sedang tertimpa musibah.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT
Momen Raja Juli Menunduk Ditanya Isi Amplop dari Bupati Kuansing Kurang 2.000 SGD