Sosok Ahmad Zaki Ali, Founder Gerak Bareng yang Meninggal Saat Salurkan Bantuan Gempa NTT - Kompas
P
KOMPAS.com - Ahmad Zaki Ali, founder Yayasan Gerak Bareng, meninggal dunia saat menjalankan misi kemanusiaan untuk membantu korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ahmad Zaki Ali meninggal pada Jumat (21/8/2026) ketika berada di wilayah Dampek, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur.
Kabar tersebut dibenarkan oleh Kapolres Manggarai, AKBP Levi Defriansyah.
Jenazah Ahmad Zaki Ali kini disemayamkan di Masjid Nurul Huda Reo, Kabupaten Manggarai, NTT.
Nirmal Purja, Pemecah Rekor 14 Puncak Dunia, Tewas Saat Mendaki Broad Peak akibat Salju Longsor
Baca juga: Relawan Gempa NTT Asal Jakarta Meninggal di Manggarai Timur, Diduga Kelelahan
Sementara, Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman mengatakan, jenazah akan dijemput besok pagi menggunakan helikopter Basarnas. Rencananya, jenazah akan dipulangkan ke Jakarta melalui Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo.
"Besok dijemput di Reo dan dibawa ke Labuan Bajo," kata Fathur, Jumat, dilansir dari Kompas.com.
Sosok Founder hingga Ustaz
Dilansir dari unggahan akun Instagram Yayasan Gerak Bareng, yakni @ayogerakbareng, Ahmad Zaki Ali dianggap sebagai founder yang memiliki peran penting dalam perjalanan Gerak Bareng.
Gerak Bareng adalah sebuah lembaga sosial kemanusiaan yang bergerak melalui program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dakwah, dan ekonomi bagi masyarakat yang membutuhkan.
Selain founder Gerak Bareng, pria berusia 41 tahun itu juga dianggap sebagai sosok guru, ustaz, sahabat, dan abang, yang telah memberikan ilmu, teladan, serta dedikasi bagi banyak orang.
Baca juga: BMKG Catat 4.728 Gempa Susulan Guncang Flores, Diperkirakan Berlangsung hingga 4 Pekan ke Depan
Aktif dalam Berbagai Kegiatan Kemanusiaan dan Sosial
Jejak Ahmad Zaki Ali dalam kegiatan kemanusiaan, termasuk melalui Gerak Bareng, sudah cukup banyak.
Pada 2025, misalnya, dilansir dari laman Gerak Bareng, ia menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Gaza, Palestina, yang berada di Camp pengungsian Suknah, Provinsi Zarqoh dan Mahatoh, Provinsi Amman, Jordania.
Bantuan itu berupa sembako dan 200 paket makanan siap santap yang terdiri dari nasi, ayam bakar, ikan tuna, yogurt, dan air mineral sebanyak 300 paket.
Baca juga: Andi Gani Galang Bantuan Rp 1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo NTT
Selain itu juga memberikan selimut, pakaian hangat, layanan psikososial, dan air bersih.
Selanjutnya, Ahmad Zaki Ali bersama Gerak Bareng juga menjalankan aksi kemanusiaan dengan menyalurkan zakat dan infaq kepada masyarakat di wilayah Indonesia Timur pada seminggu terakhir bulan suci Ramadan tahun 2025.
Program ini bertujuan untuk membantu para dai, mualaf, dan masyarakat yang berada di daerah pedalaman. Salah satu wilayah sasarannya di Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan.
Baca juga: Kapolda NTT Kunjungi Pengungsi Gempa Nagekeo, Ajak Anak-anak Bermain
Viral Penjaga Perlintasan di Pasuruan Selamatkan Pria di Rel Kereta