Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Juara KASAU Awards Spesial

    Baharudin Al Farisi, Jurnalis Kompas.com Raih Juara 1 KASAU Award 2026 - Kompas

    8 min read

     

    JAKARTA, KOMPAS.com - Jurnalis Kompas.com Baharudin Al Farisi meraih juara I kategori Isu Strategis dalam lomba KASAU Award 2026 yang diselenggarakan TNI Angkatan Udara.

    Penghargaan tersebut diberikan dalam acara KASAU Award 2026 di Gedung Serbaguna Suharnoko Harbani, Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (1/9/2026).

    Lewat karya berjudul "Di Balik Sayap Besar A400M, Ada Misi Menyelamatkan Nyawa", Bahar mengangkat sisi lain dari keberadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista), khususnya pesawat angkut Airbus A400M yang digunakan untuk mendukung pengiriman bantuan ke daerah terdampak bencana di Sumatera pada akhir 2025.

    Penghargaan ini semakin terasa istimewa karena pesawat angkut Airbus A400M merupakan liputan pertama Bahar sejak ditugaskan meliput di isu pertahanan. 

    Suzuki e Sky: Mobil Listrik Terbaru Jarak Tempuh 310 Km

    "A400M sangat memorable di otak saya. Bisa dibilang sebagai saksi bisu proses belajar saya jadi wartawan pertahanan," kata Baharudin saat menceritakan proses di balik karyanya kepada Kompas.com.

    Baca juga: Di Balik Sayap Besar A400M, Ada Misi Menyelamatkan Nyawa

    Adapun, Kasau Awards 2026 mengusung tema “Pengabdian Tanpa Batas TNI AU AMPUH Indonesia Maju”. Sebanyak 346 karya jurnalistik dari berbagai media massa nasional dan daerah bersaing dalam ajang ini. 

    Beberapa kategori yang dilombakan dalam KASAU Awards 2026 antara lain kategori Isu Strategis, Isu Humanis, Program News TV, Program Feature TV, serta Foto Jurnalistik.

    Pengalaman sebagai wartawan megapolitan jadi bekal

    Sebelum meliput isu pertahanan, Baharudin merupakan wartawan megapolitan.

    Baca juga: Soal Alutsista TNI yang Menua, Modernisasi Harus Diikuti Strategi Pensiun

    Sehari-hari, ia terbiasa menulis mengenai peristiwa, keresahan warga terhadap fasilitas publik, hingga cerita masyarakat akar rumput.

    Peralihan ke dunia pertahanan membuatnya harus beradaptasi dengan banyak istilah dan isu baru.

    “Jadi, sangat berbanding jauh dengan pertahanan. Istilah soal A, B, dan C, bikin saya bertanya-tanya ke senior di lapangan,” ujarnya.

    Namun, latar belakang tersebut justru ia manfaatkan ketika menentukan sudut pandang tulisan untuk KASAU Award 2026.

    Baca juga: Jelang Kedatangan Garibaldi, TNI AU Uji Kemampuan Helikopter Mendarat di Kapal Perang

    Baharudin memilih pendekatan human interest yang selama ini dekat dengan karakter liputannya.

    Menurut dia, pada awalnya alutsista identik dengan perang, operasi militer, dan latihan.

    Namun, setelah lebih banyak mengikuti isu pertahanan, ia menemukan bahwa keberadaan alutsista juga memiliki fungsi lain yang berdampak langsung kepada masyarakat.

    Artikel berjudul Di Balik Sayap Besar A400M, Ada Misi Menyelamatkan Nyawa karya jurnalis Kompas.com, Baharudin Al Farisi, yang menyabet juara 1 lomba KASAU Award 2026.

    Lihat Foto

    Baca juga: Estafet Kebaikan Dompet Dhuafa, Penerima Bakti Nusa Bangun Usaha dan Berdayakan 1.000 Orang

    "Salah satunya penanggulangan bencana atau mempercepat pengiriman logistik ke daerah terdampak. Poin ini yang saya ambil jadi ide liputan dengan mengelaborasi A400M dengan peristiwa pengiriman logistik atau bantuan ke daerah terdampak bencana Sumatera pada akhir 2025," kata Bahar. 

    Dari sana, ia mencoba menunjukkan bahwa alutsista tidak hanya berbicara tentang kekuatan militer.

    Namun juga dapat memiliki peran kemanusiaan ketika masyarakat berada dalam situasi darurat.

    Penghargaan pertama sepanjang karier wartawan

    Kemenangan di KASAU Award 2026 menjadi pengalaman yang tidak disangka-sangka bagi Baharudin. Pasalnya, ini merupakan perlombaan penulisan pertama yang ia ikuti.

    Baca juga: Sjafrie Minta Pengusaha yang Punya Alutsista Bantu Pemerintah Padamkan Karhutla

    “Alhamdulillah dapat penghargaan, menang. Sangat tidak menyangka juga. Ini perlombaan pertama saya dan untuk pertama kalinya saya bisa memberikan penghargaan untuk diri saya sendiri setelah tujuh tahun lebih menjadi wartawan,” katanya.

    Bagi Baharudin, penghargaan tersebut bukanlah akhir dari proses belajarnya sebagai wartawan pertahanan.

    Ia justru menganggap kemenangan ini sebagai awal untuk lebih banyak mempelajari isu pertahanan.

    Selain itu juga untuk menghasilkan karya jurnalistik yang memberikan dampak bagi masyarakat.

    “Satu hal yang saya ambil dari tulisan saya, percepatan pengiriman logistik sangat penting dan harus menjadi prioritas bagi pemerintah ketika ada bencana. Karena, percepatan itu bisa mencegah krisis kelaparan di daerah terdampak,” ujar dia.

    Baca juga: Kehadiran Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Jangan Sekadar Jadi Simbol Kebanggaan Saja...

    Melihat TNI AU dari kacamata jurnalis

    Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Mohamad Tonny Harjono saat memberikan sambutan dalam acara KSAU Awards 2026 di Mabes Angkatan Udara, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (1/9/2026).

    Lihat Foto

    Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono mengatakan, KASAU Award merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi TNI AU kepada insan pers yang memberikan perhatian terhadap berbagai kiprah TNI AU.

    Menurut Tonny, masyarakat perlu mengenal TNI AU tidak hanya melalui alutsista, operasi, dan latihan, tetapi juga melalui profesionalisme, inovasi, kegiatan kemanusiaan, serta kedekatan dengan masyarakat.

    Baca juga: Pimpinan Komisi I Klaim “Privilege” bagi Suku Dayak untuk Masuk TNI Bukan Karena Karhutla

    "KASAU Award kembali kita selenggarakan sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi TNI AU kepada insan pers yang telah memberikan perhatian terhadap berbagai kiprah dan pengabdian TNI AU," ujar Tonny.

    Sementara itu, Ketua Dewan Juri KASAU Award 2026 Dadang Rakhmad Hidayat mengatakan ajang ini juga jadi ruang bagi TNI AU memahami sudut pandang media terhadap aktivitas TNI AU.

    “Ajang ini untuk mengetahui konstruksi dan wacana berbagai media melalui para jurnalisnya mengenai aktivitas TNI AU dalam berbagai perspektif,” ujar Dadang. 

    Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

    Komentar
    Additional JS