Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita BMKG Featured Lintas Peristiwa Spesial

    BMKG: Waspada, 50 Perairan Indonesia Berpotensi Gelombang Tinggi 4 Meter, Cek Daftarnya - Tribunnews

    6 min read

     

    POS-KUPANG.COM/HO A-A+ GELOMBANG TINGGI 4 METER - Kondisi laut saat gelombang tinggi.BMKG: Waspada, 50 Perairan Indonesia Berpotensi Gelombang Tinggi 4 Meter, Cek Daftarnya. 

    POS-KUPANG.COM - Waspada, kondisi Perairan Indonesia hingga 16 September 2026 tidak baik-baik saja.

    Laporan Badan meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) menyebut, dalam periode tersebut ada 50 Perairan Indonesia berpotensi dditerjang gelombng tinggi hingga 4 Meter.

    Jadi, bagi nelayan, operator kapal hinga para wisatawan yang hendak merencanakan liburan ke obyek wisata bahari, informasi cuaca ini patut dipertimbangkan.

    Peringatan ini berlaku hingga 16 September 2026 dan mencakup sejumlah perairan di sepanjang pesisir barat Sumatra, selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga wilayah timur Indonesia.

    Baca juga: Cuaca NTT Hari Ini, Minggu 13 September 2026 Lengkap Dengan Prakiraan Suhu Udara dan Kecepatan Angin

    selain itu, BMKG juga mencatat 183 perairan berada dalam kategori gelombang sedang 1,25-2,5 meter.

    Berikut 50 Perairan Indonesia Berpotensi Gelombang Tingi 4 Meter hingga 16 september 2026:

    Wilayah dengan gelombang tinggi berada di sepanjang perairan selatan Indonesia. Dalam ringkasan nasional BMKG, 13 wilayah laut masuk kategori 2,5-4 meter, mulai dari Samudra Hindia barat Aceh hingga Samudra Hindia selatan NTT.

    Berikut Daftarnya:

    Samudra Hindia barat Aceh
    Samudra Hindia barat Kepulauan Nias
    Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai
    Samudra Hindia barat Bengkulu
    Samudra Hindia barat Lampung
    Samudra Hindia selatan Banten
    Samudra Hindia selatan Jawa Barat
    Samudra Hindia selatan Jawa Tengah
    Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta
    Samudra Hindia selatan Jawa Timur
    Samudra Hindia selatan Bali
    Samudra Hindia selatan NTB
    Samudra Hindia selatan NTT

    Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG NTT Minggu 13 September 2026: Baa, Alor, Tambolaka Hujan Ringan

    Aceh

    Perairan Aceh Besar-Meulaboh
    Perairan Aceh Singkil-Pulo Banyak
    Perairan Selatan Simeulue

    Bengkulu

    Perairan Bengkulu bagian utara
    Perairan Bengkulu
    Perairan Bengkulu bagian selatan
    Perairan Pulau Enggano
    Samudra Hindia barat Bengkulu

    Banten

    Selat Sunda barat Pandeglang
    Perairan Selatan Pandeglang
    Perairan Selatan Lebak

    Lampung

    Perairan Barat Lampung
    Selat Sunda Selatan Lampung

    DI Yogyakarta

    Perairan Kulonprogo
    Perairan Bantul
    Perairan Gunungkidul
    Samudra Hindia selatan Jawa Tengah

    Baca juga: Cerah Berawan hingga Udara Kabur Mendominasi Cuaca Bali, NTB,dan NTT Jumat 11 September 2026

    Jawa Tengah

    Perairan Cilacap
    Perairan Kebumen
    Perairan Purworejo

    Jawa Timur

    Perairan Pacitan
    Perairan Trenggalek
    Perairan Tulungagung
    Perairan Blitar
    Perairan Malang
    Perairan Lumajang
    Perairan Jember
    Perairan Banyuwangi

    Bali

    Selat Bali bagian selatan
    Perairan Selatan Pulau Bali
    Selat Lombok bagian selatan

    NTB

    Perairan Selatan Pulau Lombok
    Selat Alas bagian selatan
    Perairan Selatan Pulau Sumbawa

    NTT

    Selat Sumba bagian barat
    Perairan Selatan Sumba
    Perairan Utara Sabu-Raijua

    Rincian Perairan Indonesia berpotens gelombang tinggi 4 Meter

    Wilayah Wisata Pantai
    Sejumlah wilayah dalam daftar berada di kawasan pesisir yang menjadi tujuan wisata. Di DI Yogyakarta, gelombang tinggi berlaku di Perairan Kulonprogo, Bantul, dan Gunungkidul.

    BMKG menyebut pola angin Timuran serta angin di lapisan 3.000 kaki berpotensi meningkatkan gelombang di perairan selatan Yogyakarta.

    Di Bali, peringatan mencakup Selat Bali bagian selatan, Perairan Selatan Pulau Bali, dan Selat Lombok bagian selatan.

    Pola angin di perairan utara dan selatan Bali diprakirakan mencapai 4-25 knot.

    Di NTT, selain Selat Sumba bagian barat, Perairan Selatan Sumba, dan Perairan Utara Sabu-Raijua yang masuk kategori tinggi, BMKG juga mencatat kecepatan angin tertinggi di sejumlah kawasan seperti Selat Sape, Selat Sumba, Laut Sawu, Perairan Selatan Sumba, Perairan Sabu-Raijua, hingga Perairan Taman Nasional Komodo yang dapat meningkatkan tinggi gelombang.

    Peringatan gelombang tinggi berlaku mulai 13 September 2026 dan berakhir 16 September 2026, dengan waktu mulai yang menyesuaikan zona masing-masing wilayah.

    Untuk sejumlah wilayah di Sumatra, Jawa, dan Bangka Belitung, periode berlaku dimulai pukul 07.00 WIB, sementara wilayah Indonesia tengah dan timur mengikuti waktu setempat.(*)

    Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

    Komentar
    Additional JS