Pemkab Pati Raih Apresiasi Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif dari KompasTV - Kompas
KOMPAS.com - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati terhadap pengembangan ekonomi kreatif mendapat apresiasi dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 KompasTV yang berlangsung di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Pati menerima apresiasi sebagai Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif. Penghargaan diserahkan Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra.
Apresiasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian penghargaan KompasTV kepada daerah yang dinilai memiliki perhatian terhadap inovasi dan pengembangan ekonomi kreatif.
“Kami mendapatkan apresiasi dari KompasTV sebagai daerah inovatif dan ekonomi kreatif. Sekali lagi terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Pati, penghargaan ini adalah penghargaan untuk kita semua untuk menuju Kabupaten Pati yang kreatif dan inovatif,” ujar Chandra dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (11/9/2026).
Baca juga: UMKM Terus Tumbuh, Pemkab Tangerang Raih Penghargaan Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif
Komite ekonomi kreatif dan inovasi dibentuk
Perhatian Pemkab Pati terhadap sektor ekonomi kreatif juga terlihat dari langkah pemerintah daerah membangun fondasi kelembagaan.
Salah satunya melalui penetapan Surat Keputusan Bupati Pati Nomor 500.13/1036 Tahun 2026 tentang Pembentukan Komite Ekonomi Kreatif dan Inovasi Kabupaten Pati Periode Masa Jabatan Tahun 2026–2030 pada 2 April 2026.
Ketentuan tersebut kemudian disempurnakan melalui Surat Keputusan Bupati Pati Nomor 500.13/1896 Tahun 2026 pada 2 Juli 2026.
Ketua Komite Ekonomi Kreatif dan Inovasi Kabupaten Pati Acep Iqbal Syamsul Bilad mengatakan, apresiasi yang diterima diharapkan tidak berhenti sebagai penghargaan, tetapi menjadi pengakuan atas upaya membangun ekosistem ekonomi kreatif di daerah.
“Apresiasi ini kami harapkan tidak berhenti sebagai penghargaan, tetapi menjadi bentuk pengakuan bahwa upaya membangun ekosistem ekonomi kreatif di Kabupaten Pati mulai mendapat perhatian di tingkat nasional,” kata Iqbal saat diwawancarai melalui telepon.
Baca juga: Sambut Hari Jadi Ke-703, Pemkab Pati Gelar Festival Adhi Loka Tampilkan Budaya 21 Kecamatan
Gelar festival untuk dorong ekonomi kreatif
Salah satu agenda inovasi pengembangan ekonomi kreatif yang telah digelar di Pati dan mendapat apresiasi dari sejumlah pihak adalah Pekan Kreasi Pati dan Jateng Creative Fest.
Kegiatan tersebut berlangsung di Alun-alun Pati pada 31 Juli hingga 5 Agustus 2026.
Selama enam hari, kegiatan itu menghadirkan pertunjukan seni dan budaya, pameran ekonomi kreatif dan UMKM, festival kuliner khas, produk kreatif dari berbagai daerah, serta aktivasi komunitas dan kolaborasi kreatif.
Menurut Iqbal, berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong ekonomi kreatif agar memiliki peran yang lebih besar dalam pembangunan daerah.
Baca juga: Perusahaan Mundur, Pemkab Pati Rogoh APBD Selamatkan Beasiswa CSR bagi 183 Mahasiswa
“Ekonomi kreatif di Kabupaten Pati harus ditempatkan sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi daerah, bukan sekadar kegiatan pendukung,” kata Iqbal.
Ia mengatakan, penguatan ekonomi kreatif ke depan perlu diarahkan pada sejumlah aspek, mulai dari kebijakan dan regulasi, pengembangan talenta kreatif, akses pembiayaan dan pasar, digitalisasi ekosistem, hingga penguatan ruang dan kegiatan kreatif.
“Harapannya Pati bukan hanya daerah yang memiliki banyak potensi, tetapi menjadi daerah yang mampu mengubah potensi lokal menjadi nilai ekonomi, membuka peluang kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memiliki daya saing,” pungkas Iqbal.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.