Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita BPP Pekalongan Featured Juara Pertanian Spesial

    BPP Pekalongan Raih Juara Nasional Edukasi Pertanian Modern - Pekalongan,

    3 min read

      

    BPP Pekalongan Raih Juara Nasional Edukasi Pertanian Modern

    KOTA PEKALONGAN – Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kota Pekalongan meraih Peringkat III Lomba Video Kreatif Penyuluh Pertanian Tahun 2026 subkategori Pertanian Modern, Petani Makmur. Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya penyuluh Kota Pekalongan memperluas edukasi pertanian melalui media yang lebih mudah dipahami masyarakat.

    Penyuluh Pertanian Ahli Pertama yang membina wilayah Kecamatan Pekalongan Selatan, Yetty Marlince, menceritakan isi video kreatif yang meraih predikat juara nasional itu, yakni mengangkat aktivitas penyuluh bersama petani dengan kemasan informatif, menarik, dan mudah dipahami.

    Menurut Yetty, pertanian modern tidak hanya berkaitan dengan penggunaan mesin, tetapi juga pemanfaatan teknologi untuk membuat pekerjaan petani lebih efektif dan efisien.

    “Pertanian modern yang ditampilkan juga tidak semata-mata tentang penggunaan mesin canggih, melainkan bagaimana teknologi mampu membuat pekerjaan petani lebih efektif dan efisien,” terangnya, saat ditemui di kantornya beberapa waktu lalu.

    Lebih lanjut, penerapan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang ditampilkan meliputi pengolahan lahan menggunakan TR4 dan crawler, penanaman dengan transplanter, penyemprotan menggunakan drone, hingga panen menggunakan combine harvester.

    Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan dapat menekan biaya dan kebutuhan tenaga sekaligus meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani.

    Yetty mengatakan penghargaan tersebut juga menjadi momentum untuk memperluas edukasi pertanian melalui media sosial, terutama agar informasi pertanian modern dapat menjangkau generasi muda.

    “Lomba ini bukan menjadi titik akhir, tetapi justru menjadi titik awal untuk memperluas edukasi dan penerapan pertanian modern di Kota Pekalongan,” pungkasnya.

    Senada, Ketua Tim Kerja CWS (Co-Working Space) Kota Pekalongan, Amalia Khusna, menyebut prestasi tersebut menjadi motivasi bagi para penyuluh untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan media informasi.

    “Penghargaan tersebut bukan sekadar persoalan peringkat. Capaian nasional itu menjadi motivasi bagi penyuluh untuk terus belajar, berkreasi, serta mengikuti perubahan cara masyarakat memperoleh informasi,” kata Amalia.

    Penulis: Dian, Tim Liputan Dinkominfo Kota Pekalongan
    Editor: Tn, Dinas Komdigi Jateng

    ON AIRLALAHUTA - TUNGGU APA LAGI

    ON AIRLALAHUTA - TUNGGU APA LAGI

    Komentar
    Additional JS