Canda Zulhas ke Prabowo: Saya dan Bahlil Enggak Nyapres, Cak Imin Masih Pikir-pikir - Kompas
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan bergurau mengenai sikapnya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar dalam mendukung Presiden Prabowo Subiato.
Di hadapan Prabowo, Zulhas menyebutkan bahwa ia dan Bahlil tidak akan mencalonkan diri sebagai presiden, tetapi Muhaimin masih mempertimbangkan untuk maju sebagai calon presiden.
"Pak Presiden, sebenarnya Gus Muhaimin, Pak Bahlil, kami sama, Pak, pendukung cita-cita Bapak Prabowo," kata Zulhas, sapana akrab Zulkifli dalam peringatan HUT ke-28 PAN di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (18/9/2026) malam.
"Cuma bedanya sedikit, Pak Bahlil sama saya mungkin enggak nyapres. Kalau Pak Muhaimin masih mikir-mikir, Pak," ujar Zulhas melanjutkan, disambut dengan tawa para hadirin.
Prabowo Singgung "Raja Kecil", Pernah Komplain ke Jokowi Ada Menteri Tak Mau Menemuinya
Baca juga: Prabowo-Gibran Hadiri HUT Ke-28 PAN, Kompak Kenakan Batik
Bahlil pun terbahak-bahak mendengar candaan Zulhas itu, sedangkan Muhaimin tertawa sambil mengangkat tangannya.
Zulhas tidak menjelaskan lebih jauh soal pernyataannya itu.
Namun, diketahui bahwa Zulhas dan Bahlil berada di barisan pendukung Prabowo pada Pemilihan Presiden 2024, sedangkan Muhaimin maju sebagai calon wakil presiden.
Zulhas lalu melanjutkan sambutannya dengan menyapa satu per satu tamu yang hadir, baik itu pimpinan partai politik, menteri-menteri, serta tokoh organisasi masyarakat.
Baca juga: PAN Keberatan Ambang Batas Parlemen Naik di Atas 4 Persen, Beda dengan Koalisi Prabowo
Menteri Koordinator Bidang Pangan ini pun berterima kasih karena Prabowo selalu menghadiri acara PAN sejak dulu.
"Kami keluarga besar PAN sangat senang Bapak Presiden bergembira karena Pak Presiden Prabowo tidak pernah absen di acara PAN. Dari dulu sampai sekarang. Kami ucapkan terima kasih Bapak. Wapres yang kami hormati, yang kami muliakan Bapak Gibran Rakabuming Raka. Terima kasih, Pak, atas kehadirannya," kata dia.
Zulhas pun menegaskan bahwa PAN akan terus mendukung Prabowo sebagai presiden, sedangkan ia tidak akan maju sebagai calon presiden.
"Sahabat kami, Ketua Umum Partai Golkar Saudara Bahlil Lahadalia. Pak Bahlil, jadi ketum ini berat juga ya. Ketum partai berat. Apalagi jadi Presiden, Pak. Ketum saja berat. Apalagi jadi Presiden. Jadi saya kira saya dan Pak Bahlil sepakat, Presiden biar Pak Prabowo saja ya, Pak. Cocok?" imbuh Zulhas.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Batas akses KARIN
Kamu sudah mencapai batas akses KARIN.
Gabung membership Kompas.com+ MAX untuk bertanya lebih banyak dan memahami berita dengan lebih leluasa.
Khusus Member
Akses Tanya Langsung Tersedia untuk Member
Gabung membership Kompas.com+ MAX untuk bertanya lebih banyak dan memahami berita dengan lebih leluasa.
[FULL] Pidato di HUT Demokrat, Prabowo: Saya 4 Kali Minta Mandat Rakyat